Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Buntut Puluhan Siswa SMA dan SMK NTT Keracunan, Dapur MBG Ditutup Sementara

Puluhan siswa SMA dan SMK di Kota Tambolaka, NTT alami keracuanan MBG. Dapur MBG di Kota Tambolaka pun ditutup sementara selama dua hari

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Buntut Puluhan Siswa SMA dan SMK NTT Keracunan, Dapur MBG Ditutup Sementara
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
TUTUP - Kantor Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya tampak sepi, Kamis (24/7/2025) pasca siswa siswi keracunan Makanan Bergizi Gratis. 

TRIBUNNEWS.COM - Puluhan siswa SMA dan SMK di Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami gejala keracunan pada Rabu (23/5/2025).

Puluhan siswa SMA dan SMK tersebut diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Korban keracunan tersebut dari SMAN 1 Kota Tambolaka, SMK 2 Kota Tambolaka, dan SMK Don Bosco Weepangali.

MBG merupakan program untuk memberikan makanan bergizi kepada ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan peserta didik di seluruh jenjang pendidikan.

Program MBG juga diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat penerima gizi dan juga tetap membuat peluang ekonomi baru bagi petani dan pelaku usaha kecil.

Buntut dari keracunan ini, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Tambolaka menghentikan aktivitas masak masakan MBG selama dua hari, Kamis-Jumat (24-25/7/2025).

Kepala SPPG Kota Tambolaka, Christian Chandra D. Lete Boro menuturkan, penghentian aktivitas dapur MBG tersebut adalah untuk memulihkan mental mereka yang bekerja di dapur setelah mendapat kabar adanya puluhan siswa yang keracunan.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, penghentian aktivitas dapur MBG ini juga dilakukan untuk memberikan waktu untuk Dinas Kesehatan dan Kepolisian yang tengah menangani kasus ini.

"Mudah-mudah secepatnya selesai sehingga pihaknya beroperasi kembali. Tentu dengan pengawasan lebih ketat lagi," ujar Christian, dikutip dari Pos-Kupang.com.

Sejak beroperasi tujuh bulan lalu, Christian menyebut tak pernah ada insiden keracunan seperti ini.

Peristiwa keracunan Rabu lalu cukup membuat kaget semua pihak.

Baca juga: 4 Fakta Ratusan Siswa Diduga Keracunan MBG di Kupang, Menu Disebut Basi, Aromanya Tak Sedap

Ia juga menuturkan, kejadian ini akan dievaluasi supaya tak terjadi lagi.

Semua biaya penanganan kesehatan siswa yang alami keracunan juga bakal ditanggung.

"Yang penting anak-anak pulih dan sehat kembali. Soal biaya menjadi urusan saya," ujarnya.

Siswa Keracunan

Puluhan siswa dari SMAN 1 dan SMKN 2 Kota Tambolaka alami keracunan usai menyantap MBG, Rabu (23/7/2025).

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas