Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Usai Diresmikan Prabowo, KEK Industropolis Batang Dilirik Investor Malaysia

Thong Guan Malaysia jadi investor asing pertama di KEK Batang usai diresmikan Prabowo, nilai investasi awal capai Rp115 miliar.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Usai Diresmikan Prabowo, KEK Industropolis Batang Dilirik Investor Malaysia
Ist/Dok Diskominfo Batang
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang menggaet investor asing pertama dari Malaysia, Thong Guan Industries Bhd., salah satu perusahaan kemasan plastik terbesar di Asia Pasifik. KEK Industropolis Batang, Jawa Tengah, sendiri telah diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (20/3/2025). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang menggaet investor asing pertama dari Malaysia, Thong Guan Industries Bhd., salah satu perusahaan kemasan plastik terbesar di Asia Pasifik.

Perusahaan asal Kedah, Malaysia, ini resmi menanamkan modal investasi awal sebesar 7 juta dolar AS atau setara Rp115 miliar, dan menjadi investor Malaysia perdana.

KEK Industropolis Batang, Jawa Tengah, sendiri telah diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (20/3/2025).

Baca juga: KEK Sanur Bali Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Diproyeksi Serap Investasi Rp20 Triliun

Konsul Jenderal RI di Penang, Wanton Saragih menuturkan kehadiran Thong Guan menjadi tonggak penting, menandai dimulainya masuknya investasi Malaysia ke KEK Batang

"Ini hasil konkret dari diplomasi ekonomi yang aktif kami lakukan,” ujarnya saat Penandatanganan Perjanjian Pemanfaatan Tanah Industri (PPTI) yang dilakukan pada Kamis (25/7/2025).

Direktur Utama KEK Batang Ngurah Wirawan,l menyebut kepercayaan investor asing menjadi validasi global atas potensi kawasan industri ini. 

“Thong Guan bukan sembarang investor. Mereka raksasa Asia yang kini memperkuat positioning Batang sebagai kawasan industri strategis di Asia Tenggara," urainya.

Rekomendasi Untuk Anda

Kapasitas produksi global disebut mencapai 150.000 ton per tahun dan omzet lebih dari Rp4,2 triliun.

Managing Director Dato’ Ang menyebutkan bahwa KEK Batang dipilih karena keunggulan dari segi infrastruktur, insentif, dan kemudahan perizinan yang mendukung ekspansi berorientasi ekspor.

Thong Guan Industries akan membangun pabrik di atas lahan seluas 5 hektare yang memproduksi plastic wrapping, kantong sampah, dan film plastik untuk pasar domestik maupun ekspor. 

Fasilitas ini juga akan mengusung teknologi ramah lingkungan, dengan sistem daur ulang limbah plastik dan efisiensi energi.

Investasi ini diharapkan menciptakan efek berganda berupa lapangan kerja, transfer teknologi, dan penguatan hilirisasi industri.

Hal ini juga sejalan dengan visi pembangunan ekonomi era Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga: Sektor Logistik Mulai Kantongi Sertifikasi Halal dari BPJPH

Diharapkan Setara Shenzen

Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus Batang didampingi Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan, dan sejumlah pejabat lainnya.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas