Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

10 Provinsi yang Warganya Sudah Jarang Dengarkan Siaran Radio

Inilah 10 provinsi yang warganya sudah jarang mendengarkan siaran radio. Didominasi Indonesia bagian timur, ada daerahmu?

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in 10 Provinsi yang Warganya Sudah Jarang Dengarkan Siaran Radio
Freepik.com
MIKROFON - Ilustrasi radio yang diunduh dari Freepik.com, Jumat (8/8/2025). Inilah 10 provinsi yang warganya sudah jarang mendengarkan siaran radio. Didominasi Indonesia bagian timur, ada daerahmu? 

TRIBUNNEWS.COM - Inilah 10 provinsi di Indonesia yang warganya sudah jarang mendengarkan siaran radio pada tahun 2024.

Dari data yang diunggah Badan Pusat Statistik (BPS) pada 4 Agustus 2025 lalu, Provinsi Papua Barat menjadi urutan ke-10 dengan 4,62 persen.

Sementara Papua Barat Daya menjadi provinsi yang warganya sudah jarang mendengarkan radio dengan presentase 2,95.

Di Indonesia, radio pernah menjadi puncak hiburan favorit pada tahun 1980an.

Selain mudah diakses dan gratis, radio bisa didengarkan di mana saja.

Bahkan, Radio bisa menjangkau hingga ke daerah pelosok yang terkadang jaringan internet atau televisi masih belum menjangkau.

Diketahui, radio menurut UNESCO menjangkau lebih dari 95 persen populasi di dunia.

Rekomendasi Untuk Anda

Siaran radio pertama dilakukan oleh Reginald Fessenden pada malam Natal tahun 1906.

Siaran radio pertama tersebut berisikan suara manusia dan musik.

Lebih lengkapnya, berikut 10 provinsi yang warganya sudah jarang mendengarkan siaran radio:

1. Papua Barat Daya: 2,95 persen

2. Kalimantan Utara: 3,16 persen

Baca juga: 10 Provinsi yang Warganya Masih Dengarkan Siaran Radio, DKI Jakarta Urutan ke-7

3. Kalimantan Barat: 3,38 persen

4. Nusa Tenggara Timur: 3,4 persen

5. Riau: 3,59 persen

6. Sumatera Selatan: 3,82 persen

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas