Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Perempuan di Purwakarta Dapat Teror, Sempat Lapor Polisi tapi Tak Ditanggapi, Kini Ditemukan Tewas

Seorang perempuan ditemukan tewas di Purwakarta. Korban sempat mendapatkan teror dan sudah dilaporkan, tapi laporan belum ditindaklanjuti polisi

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Perempuan di Purwakarta Dapat Teror, Sempat Lapor Polisi tapi Tak Ditanggapi, Kini Ditemukan Tewas
Deanza Falevi/ Tribun Jabar
WANITA TEWAS - Wanita muda bernama Dea Permata Karisma (27) ditemukan tewas bersimbah darah di kediamannya yang berada di Desa Jatimekar, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (12/8/2025) siang. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang perempuan bernama Dea Permata Karisma (27) ditemukan tewas di rumahnya di Desa Jatimekar, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (12/8/2025) siang.

Korban ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka tusuk di tubuhnya.

Sebelum ditemukan meninggal dunia, ternyata korban mendapatkan teror dari orang tidak dikenal (OTK).

Teror merupakan tindakan untuk menimbulkan rasa takut, panik, hingga kengerian pada orang lain.

Aksi tersebut bisa dilakukan oleh individu atau kelompok tertentu. Dampaknya ke korban, bisa alami trauma psikologis.

Adapun aksi teror yang diterima Dea tersebut diceritakan oleh sang ayah, Sukarno (65).

Bentuk teror ke anaknya mulai dari rumah dilempari cat.

Rekomendasi Untuk Anda

‎"Sempat cerita, rumah tuh dilempari cat, kemudian juga orang yang ngancam itu pernah masuk ke dalam rumah juga," kata Sukarno kepada Tribunjabar.id di lokasi kejadian, Selasa (12/8/2025).

Dea, lanjut Sukarno, juga mendapatkan ancaman pembunuhan melalui pesan WhatsApp.

Sementara itu, ibu korban pun menyarankan Dea untuk membuat laporan ke polisi serta memasang CCTV di rumah.

Baca juga: Kronologi Dea Permata Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumah Purwakarta, Sempat Dapat Teror

Namun, setelah lapor, laporan tersebut tidak ditanggapi.

‎"Sudah lapor Babinsa, sampai ke Polsek Jatiluhur, tapi enggak ada yang datang," kata Yuli sambil menangis.

Sosok Dea di Mata Tetangga

Dea di mata tetangga dikenal sebagai sosok yang ramah.

‎"Dia baik, suka bergaul sama semua orang. Saya enggak dengar dia punya masalah dengan siapa pun," ungkap tetangga korban, Salbiah.

Di rumahnya, Dea hanya tinggal berdua dengan pembantunya saat siang hari karena suami korban bekerja dan pulang pada malam hari.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas