Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dokter di Sumsel Dianiaya Keluarga Pasien, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Polisi gerak cepat tangani laporan dokter Syahpri yang viral dianiaya oleh keluarga pasien saat bertugas di RSUD Sekayu, Musi Banyuasin, Sumsel

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Dokter di Sumsel Dianiaya Keluarga Pasien, Polisi Periksa Sejumlah Saksi
YouTube Tribun Sumsel
DOKTER DIANIAYA -- Tangkap layar keluarga pasien berbuat arogan ke dokter RSUD Sekayu, Sumatra Selatan. Tindakan ini mendapat kecaman IDI hingga siap dampingi ke jalur hukum. Polisi gerak cepat tangani laporan dokter Syahpri yang viral dianiaya oleh keluarga pasien saat bertugas di RSUD Sekayu, Musi Banyuasin, Sumsel 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang dokter di RSUD Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, dianiaya saat memeriksa pasien di kamar rawat inap.

Dokter bernama Syahpri Putra Wangsa tersebut dianiaya setelah keluarga pasien memaksa korban untuk melepas masker yang dikenakannya.

Padahal, ada indikasi pasien mengidap Tuberkulosis atau TBC.

TBC merupakan salah satu penyakit tertua yang pernah diidentifikasi dan disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis.

Selain menyerang paru-paru, penyakit ini bisa menyerang ginjal, tulang belakang, hingga otak.

dr. Syahpri pun telah melaporkan apa yang dialaminya ke Polres Muba.

Kasi Humas Polres Muba, Iptu S Hutahean mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari korban.

Rekomendasi Untuk Anda

"Sudah kita terima (laporan) kemarin, dan baru tadi malam kita minta klarifikasi dari pelapor," ujarnya, Jumat (15/8/2025).

TribunSumsel.com melansir, sejumlah saksi telah dipanggil.

"Pemanggilan ini dilakukan untuk mengumpulkan informasi terkait kasus yang tengah viral tersebut,"

"Hingga saat ini, sudah sejumlah saksi yang diperiksa, mengenai jumlah saksi akan kita informasikan lebih lanjut," ungkapnya.

Baca juga: Dokter RSUD Sekayu yang Dianiaya Keluarga Pasien Lanjutkan Kasus ke Jalur Hukum

Ia menyampaikan, Polres Muba tengah mengumpulkan bukti dan keterangan terkait peristiwa yang dilaporkan.

"Saat ini tim masih mengumpulkan keterangan dan bukti terkait peristiwa yang dilaporkan,"

"Nanti akan terlihat saat proses penyidikan, peristiwa itu melanggar pasal berapa," tutupnya.

Terpisah, Humas RSUD Sekayu, Dwi membenarkan bahwa sejumlah pegawai rumah sakit telah dipanggil polisi.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas