Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

6 Fakta Kebakaran Sumur Minyak di Blora yang Tewaskan 3 Orang

Terjadi kebakaran sumur minyak di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Minggu (17/8/2025).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in 6 Fakta Kebakaran Sumur Minyak di Blora yang Tewaskan 3 Orang
TribunJateng.com/M Iqbal Shukri
KEBAKARAN MINYAK - Kebakaran Sumur Minyak di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, sampai Senin (18/8/2025) belum bisa dipadamkan. Berikut sejumlah fakta dalam kejadian ini. 

Polres Blora menegaskan bakal menertibkan sumur-sumur minyak ilegal yang ada di Blora imbas kejadian di Dukuh Gendono ini.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran sumur minyak tersebut.

"Kami dari pihak kepolisian menindaklanjuti kejadian tersebut, dan sudah meminta klarifikasi dari beberapa saksi. Saat ini kami melakukan penyelidikan dan kami juga sudah berkoordinasi dengan Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jateng."

"Nantinya apabila api ini sudah bisa dipadamkan, Insyaallah tim dari Labfor akan datang ke lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut," saat ditemui di lokasi kebakaran, Senin.

Lebih lanjut, Wawan menegaskan kepolisian akan menertibkan sumur-sumur minyak ilegal di Blora.

"Tadi sudah bicara dengan Pak Bupati, dengan Polda juga nanti ke depan akan lebih ditertibkan kembali terkait sumur-sumur masyarakat," terangnya.

Menurutnya, sudah ada beberapa saksi yang dimintai keterangan atas insiden kebakaran ini.

Rekomendasi Untuk Anda

"Sudah, ada sekitar empat saksi yang kita minta klarifikasi tadi malam, yakni dari warga sekitar."

"Untuk pemilik sumur minyak yang kebakaran belum kami mintai keterangan," ungkapnya.

5. Bupati Blora Lapor ke Kementerian ESDM

Bupati Blora, Arief Rohman, merasa prihatin dengan kejadian yang menghilangkan nyawa tiga warganya ini.

"Tentunya kami sangat prihatin ya dengan kejadian ini. Saya dengan Bu Wakil Bupati, dan jajaran pimpinan, Pak Kapolres, Pak Dandim, mengucapkan bela sungkawa ya untuk yang meninggal dunia."

"Ada tiga orang, semoga husnul khotimah," jelasnya saat ditemui di lokasi kebakaran, Senin.

Arief lalu mengatakan, pihaknya telah melaporkan peristiwa ini kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Selanjutnya kami sudah melaporkan kejadian ini baik ke Kementerian ESDM, Pak Kepala SKK Migas dan juga ke Pak Gubernur atas kejadian ini."

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas