Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Intel Polisi Diduga Nyamar Jadi Ojol Tangkap Pendemo di Kota Medan Sumut

Sejumlah pengunjuk rasa di Kota Medan Sumatera Utara (Sumut) ditangkap aparat aparat polisi yang diduga menggunakan jaket ojol.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Intel Polisi Diduga Nyamar Jadi Ojol Tangkap Pendemo di Kota Medan Sumut
TRIBUN-MEDAN.com/Array
DEMONSTRAN DITANGKAP - Diduga intel polisi berjaket ojol membawa seorang demonstran dengan motor pada Jumat (29/8/2025) sore. Demonstran tersebut diamankan dari kawasan Kebun Bunga Kota Medan Sumut. 

Kepulan asap pun membubung dari kerumunan massa polisi. 

"Bom molotov, siram, siram," teriak pria yang mengenakan pakaian lengkap berpenutup wajah. 

Dalam kondisi terdesak, mobil water canon yang tadinya menyemprot massa justru menyemprot petugasnya sendiri. 

Batu dan pecahan keramik berserakan di hampir seluruh badan jalan.

Tuntutan Para Pendemo

Para pendemo terdiri dari pengemudi ojek online (Ojol), mahasiswa, dan pelajar.

Sebelumnya mereka juga berunjukrasa di depan pintu masuk Satuan Brigadir Mobile (Brimob) Polda Sumut.

Rekomendasi Untuk Anda

Demonstrasi ini digelar sebagai aksi solidaritas buntut tewasnya pengemudi Ojol di Jakarta Affan Kurniawan yang dilindas kendaraan taktis (Rantis) Brimob di Jakarta, Kamis 28 Agustus kemarin malam.

Saat berunjuk rasa, para ojol di Medan ini disambut langsung oleh Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Rantau Isnur Eka.

Timbul Siahaan, ketua aksi solidaritas ojek online di Medan mengatakan kedatangan mereka menyuarakan tuntutan kepada Brimob yang ada di Sumut agar menyampaikan tuntutannya ke Mabes Polri.

"Menyatakan ikut belasungkawa dan menyatakan keprihatinan atas meninggalanya teman, saudara seperjuangan kami driver ojol, almarhum Affan Kurniawan, yang telah gugur,"kata Timbul Siahaan, Jumat (29/8/2025) di lokasi.

Ada 3 tuntutan yang mereka sampaikan kepada Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Rantau Isnur Eka.

Mereka meminta agar tuntutan mereka disampaikan ke Kapolri, maupun Komandan Brimob di Mabes Polri.

Pertama, mereka meminta pertanggungjawaban secara moril dan materil dari Kapolri.

Kedua, ratusan Ojol mendesak agar kematian Affan akibat kelalaian 7 personel Brimob diusut tuntas.

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas