Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Demo Ricuh dan Panas di Medan, Padang dan Jambi: Pos Polisi Dibakar, Rumah Wakil Gubernur Dilempar

Polisi menangkap 19 demonstran buntut kericuhan yang terjadi di depan DPRD Sumut. Polisi menyebut kelompok anarko terlibat.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Erik S
zoom-in Demo Ricuh dan Panas di Medan, Padang dan Jambi:  Pos Polisi Dibakar, Rumah Wakil Gubernur Dilempar
TRIBUN MEDAN/DEDY
PUNGUT BESI- Pos Polantas yang dibakar besinya dijarah 'Rayap Besi' Medan di Seputar Lapangan Merdeka Medan, Sumatra Utara (Sumut) Jumat (29/8 /2025) 

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN-  Sejumlah aksi unjuk rasa atau demonstrasi terkait kematian ojek online Affan Kurniawan (21) berakhir bentrok.

Affan tewas dilindas kendaraan taktis (Rantis) Brimob saat pembubaran demo buruh di Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Di sebagian daerah seperti Medan, Sulawesi Utara pos polisi dibakar massa. Di Jambi, rumah wakil gubernur hancur karena dilempar. Berikut rangkuman Tribunnews demo berujung ricuh di wilayah Sumatra:

Di Medan Sumatra Utara

Ada tiga lokasi aksi di Medan, di antaranya DPRD Medan, DPRD Sumut (Sumatra Utara) di Jalan Imam Bonjol, dan Lapangan Merdeka di Jalan Balai Kota, Medan.

Polisi menangkap 19 demonstran buntut kericuhan yang terjadi di depan DPRD Sumut.

Baca juga: Tuai Hujatan Usai Unggah Video Demo Lama, Marshel Widianto Bantah Jadi Buzzer Pemerintah Rp150 Juta

Mereka yang diamankan bukan mahasiswa, melainkan kelompok anarko.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan mengatakan, 18 orang dibawa ke Polrestabes Medan dan 1 orang di Polda Sumut.

Rekomendasi Untuk Anda

Belum dijelaskan apakah mereka yang ditangkap akan dibebaskan atau tidak.

Ferry menyebut pihaknya masih melakukan pemeriksaan.

"Yang diamankan ada 19 orang, 18 orang oleh polrestabaes 1 oleh polda. Seluruhnya bukan mahasiswa,"kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan, Jumat (29/8/2025).

Demo di gedung DPRD Sumut yang dihadiri ratusan orang berlangsung ricuh.

Massa yang tergabung beberapa elemen masyarakat melempari aparat hingga membakar Pos Polisi di sekitar lapangan merdeka Medan.

Ferry menjelaskan, yang membuat rusuh diduga kelompok anarko yang menyusup ke barisan ojek online dan mahasiswa.

Akibatnya, 11 personel Polisi yang mengamankan demonstrasi turut terluka.

Selain itu, 1 pengemudi ojek online dilaporkan mengalami luka-luka.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas