Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Viral Petugas Medis Dipukuli Polisi di Solo, Selamatkan Diri Masuk Ambulans, Dituduh Provokator

Dua petugas medis dilaporkan menjadi korban kekerasan sejumlah oknum anggota polisi di Kota Solo, Jawa Tengah, pada Jumat (29/8/2025) malam.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Endra Kurniawan
zoom-in Viral Petugas Medis Dipukuli Polisi di Solo, Selamatkan Diri Masuk Ambulans, Dituduh Provokator
TribunSolo.com/Istimewa
TANGKAPAN LAYAR - VIdeo diduga penganiayaan petugas medis saat demonstrasi di Solo. Petugas itu disebut membawa pasien korban gas air mata saat demo di Jalan Slamet Riyadi, pada Jumat (29/8/2025). 

TRIBUNNEWS.COM - Dua petugas medis dilaporkan menjadi korban kekerasan sejumlah oknum anggota polisi di Kota Solo, Jawa Tengah, pada Jumat (29/8/2025) malam.

Identitas petugas medis tersebut bernama Raditya Bagas Nugroho Adi dan Dika.

Raditya diketahui sebagai relawan pengawal ambulans, sementara Dika petugas sopir ambulans.

Kekerasan yang menimpa keduanya terjadi saat bertugas di aksi solidaritas depan Mako Batalyon C Satbrimob Polda Jawa Tengah di Jalan Adi Sucipto, Solo, yang kemudian menjalar ke Jalan Slamet Riyadi.

Aksi ini buntut tewasnya driver ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan (21).

Korban meregang nyawa setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Korps Brimob Polri di Jakarta, pada Kamis (28/8/2025) kemarin.

Baca juga: Demo di Solo Ricuh, Pedagang Makanan: Shelter Manahan Jangan Ditembak Gas Air Mata

Kronologi kejadian

Raditya menceritakan kronologi kejadian yang menimpanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Semua bermula saat dirinya yang sedang naik motor berusaha membukakan jalan jalur untuk ambulans.

Ambulans yang dikendari Dika membawa pendemo korban tembakan gas air mata aparat.

"Tiba-tiba saya diberhentikan polisi. Tanpa alasan yang jelas, saya langsung dihajar, motor saya ditendang."

"Saya coba lari, tapi belum sempat turun dari motor,” jelas Raditya, dikutip dari TribunSolo.com, Sabtu (30/8/2025).

Raditya melanjutkan, alasan dirinya jadi bulan-bulanan polisi karena dituduh sebagai provokator.

Padahal dirinya berstatus relawan yang membantu penanganan medis.

“Saya dituduh sebagai provokator dan langsung dihajar," tegasnya.

Selamatkan diri masuk ambulans

Raditya kemudian berusaha menyelamatkan diri masuk ke mobil ambulans yang dikendarai Dika.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas