Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Pembunuhan Sekeluarga di Indramayu: Polisi Selidiki Motif, Melibatkan Polda Jabar dan Mabes Polri

Kerabat dan warga memenuhi area masjid, isak tangis pecah ketika peti jenazah diturunkan dari mobil ambulans

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Pembunuhan Sekeluarga di Indramayu: Polisi Selidiki Motif, Melibatkan Polda Jabar dan Mabes Polri
TribunJabar.id/Eki Yulianto
JENAZAH DISALATKAN - Suasana duka menyelimuti Masjid Madania, Desa/Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Rabu (3/9/2025). Lima jenazah korban dugaan pembunuhan satu keluarga asal Kelurahan Paoman, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, disalatkan sebelum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Nyairesik, Sindang. 

Ringkasan :

  • Lima jenazah satu keluarga asal Indramayu ditemukan terkubur di halaman rumah mereka di Kelurahan Paoman, Senin (1/9/2025).
  • Korban terdiri dari Haji Sahroni, anak, menantu, serta dua cucunya yang masih kecil. Polisi bersama Polda Jabar dan Tim Puslabfor Mabes
  • Polri telah melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti, namun motif pembunuhan masih misterius.
  • Suasana duka mendalam menyelimuti prosesi pemakaman di TPU Nyairesik, sementara keluarga berharap pelaku segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya.

 

TRIBUNNEWS.COM, INDRAMAYU -  Suasana duka menyelimuti Masjid Madania, Desa Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Rabu (3/9/2025).

Lima jenazah korban dugaan pembunuhan satu keluarga asal Kelurahan Paoman, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, disalatkan sebelum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Nyairesik, Sindang.

Kerabat dan warga memenuhi area masjid, isak tangis pecah ketika peti jenazah diturunkan dari mobil ambulans.

“Semua merasa berat, semua merasa kehilangan. Itu keluarga baik, apalagi ini kehilangan satu keluarga sekaligus,” ujar Agus Suhendi,  kerabat korban.

Menurut Agus, lokasi pemakaman dipilih karena merupakan permintaan almarhum H. Sahroni semasa hidup. 

Rekomendasi Untuk Anda

Ia juga menegaskan pihak keluarga belum menerima keterangan resmi polisi terkait adanya tersangka, meski beredar kabar burung di masyarakat.

 Polisi Dalami Kasus, Polda Jabar hingga Mabes Polri Turun Tangan

Kasus tragis ini masih ditangani Polres Indramayu dengan dukungan Direskrimum Polda Jabar dan Tim Puslabfor Mabes Polri.

Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, mengatakan sejumlah barang bukti telah diamankan, termasuk isu hilangnya ponsel korban.

Namun detail barang bukti belum dirinci karena masih berada di tangan penyidik.

“Soal olah TKP khususnya yang dilakukan Tim Inafis Polda Jabar kemarin sore, hasilnya masih didalami. Media diimbau tidak menyebarkan spekulasi liar agar masyarakat tidak simpang siur,” kata Tarno.

Ia menegaskan, polisi berkomitmen mengungkap kasus ini secepatnya agar publik mendapat informasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca juga: Pemakaman 5 Jenazah Korban Pembunuhan di Indramayu, Kerabat: Semua Merasa Kehilangan

Kronologi Penemuan Jasad

Warga Paoman digegerkan penemuan lima jasad pada Senin (1/9/2025) malam. Korban adalah Haji Sahroni (70), anaknya Budi (43), menantu Euis (37), serta dua cucunya, Ratu (7) dan seorang bayi delapan bulan.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas