Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

"Bukan Nenekmu yang Bikin Jalan" Bunyi Spanduk Emak-emak Adang Pendemo di Bantaeng

Yang bikin resah para emak-emak itu karena buruh berunjuk rasa sambil menutup jalan raya selama 4 hari.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in
TRIBUN-TIMUR.COM
DEMO EMAK-EMAK - Puluhan ibu-ibu turun jalan menghadang massa Serikat Buruh Industri Pertambangan dan Energi (SBIPE) yang menutup seluruh badan jalan trans nasional di Bantaeng, Sulawesi Selatan pada Kamis (4/9/2025). 

 

TRIBUNNEWS.COM, BANTAENG - Sekumpulan ibu-ibu atau emak-emak di Bantaeng, Sulawesi Selatan, resah.

Pasalnya sudah empat hari sejumlah buruh berunjuk rasa di depan Kantor Bupati Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kemarin,  Kamis (4/9/2025) adalah hari keempat buruh itu berunjuk rasa.

Yang bikin resah para emak-emak itu karena buruh berunjuk rasa sambil menutup jalan raya.

Buruh yang tergabung dalam Serikat Buruh Industri Pertambangan dan Energi (SBIPE) sejak awal menutup total jalan trans nasional.

Ini adalah jalur jalan utama penghubung tiga kabupaten di Sulawesi Selatan yakni Bantaeng dengan Bulukumba dan Jeneponto.

Rekomendasi Untuk Anda

Penutupan jalan tentu saja merugikan warga untuk beraktifitas apalagi sampai empat hari.

Baca juga: 5 Berita Hoax Saat Demo Rusuh di Jakarta, Publik Sempat Percaya

Spanduk sindiran

Puluhan ibu-ibu ini turun ke jalan menghadang massa yang demo.

Mereka membentangkan spanduk bertuliskan “Bukan Nenekta Bikin Jalan”. 

Nenekta dalam istilah bahasa Makassar merujuk pada nenekmu atau nenek kamu.

Para ibu-ibu ini meminta agar akses jalan dibuka.

“Kami ini pedagang, pelaku UMKM, istri sopir, kurir, dan pengguna jalan. Tiga hari ini kami menderita, aktivitas lumpuh total,” kata Nona, salah satu ibu yang ikut aksi tandingan.

Ormas Gerakan Peduli Pembinaan Masyarakat (GPPM) Bantaeng juga turut mendesak agar blokade dihentikan.

Ketua GPPM, Sirajuddin, menilai penutupan jalan telah menghambat transportasi umum, layanan publik, hingga aktivitas sekolah.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas