Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE â—Ź

Dugaan Penyebab Mushola di Ciomas Bogor Ambruk, Akibatkan 31 Orang Luka dan Bayi Kritis

Dugaan penyebab ambruknya mushola dua lantai di Ciomas Bogor adalah struktur bangunan yang tidak kuat menahan ratusan jemaah.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Dugaan Penyebab Mushola di Ciomas Bogor Ambruk, Akibatkan 31 Orang Luka dan Bayi Kritis
Tribun Bogor/Muamarrudin Irfani
MAJELIS TAKLIM AMBRUK: Proses evakuasi korban tertimpa bangunan Majelis Taklim Asohibiya, Kampung Ciapus RT 5/4, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor yang ambruk saat menggelar kegiatan Maulid Nabi, Minggu (7/9/2025). 

TRIBUNNEWS.COM - Tragedi memilukan terjadi di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Minggu (7/9/2025).

Pasalnya, sebuah mushola milik Majelis Taklim Asohibiyyah tersebut ambruk pada Minggu pagi.

Dikutip dari Tribun Bogor, peristiwa nahas itu terjadi ketika warga tengah melakukan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Berdasarkan video yang diterima, tampak warga berkerubung untuk menolong seorang wanita yang menjadi korban.

Bahkan, ada seorang perempuan paruh baya terluka parah di bagian kepala akibat tragedi tersebut.

Baca juga: Bangunan Majelis Taklim di Bogor yang Ambruk Baru Sebulan Selesai Dibangun, Tiang Penyangga Hancur

Sementara warga lainnya meminta bantuan kepada perangkat desa agar membawakan ambulans.

"Oh ya Allah, ini tolong panggil ambulans desa, bi ikah itu," kata warga lainnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0612 Kabupaten Bogor, Letkol Inf Henggar Tri Wahono, menuturkan dugaan penyebab mushola tersebut ambruk karena tidak mampu menahan beban dari warga yang berada di dalamnya.

"Ambruknya bangunan Majelis Asohibiya akibat tidak mampu menahan jemaah pada acara maulidan," ujarnya.

Hal itu juga diamini oleh Kapolsek Ciomas, Kompol Iwan Wahyudi, yang menyebut kejadian itu karena kehadiran warga yang berkali-kali lipat dari biasanya.

Iwan mengungkapkan biasanya mushola tersebut hanya diisi oleh puluhan orang. Namun, saat kegiatan maulidan, ada ratusan warga yang hadir.

Akhirnya, diduga bangunan tidak mampu menahan beratnya beban warga yang hadir.

"Biasanya di situ sering diadakan pengajian tapi jumlah jemaahnya hanya 30 orang, tapi karena sekarang lagi maulidan, jemaahnya banyak 120-150 orang, gak tahan (bangunan) jadi dari dari lantai dua ambruk ke bawah," katanya.

31 Orang Luka, 2 Tewas, Bayi Kritis

Terpisah, Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani menuturkan insiden ini mengakibatkan tiga orang tewas.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas