Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mahasiswi Unram Ditemukan Tewas Usai Kencan di Pantai Nipah, Ada Luka Robek di Alat Vital

Mahasiswi Unram tewas telungkup di Pantai Nipah usai kencan. Visum ungkap luka kelamin, polisi selidiki dugaan kekerasan seksual.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Mahasiswi Unram Ditemukan Tewas Usai Kencan di Pantai Nipah, Ada Luka Robek di Alat Vital
Dok. Polres Lombok Utara
Made Vaniradya Puspa Nitra (19), mahasiswi Universitas Mataram, ditemukan tewas telungkup di tepi Pantai Nipah, Lombok Utara, usai pergi kencan. Hasil visum menunjukkan luka robek di bagian kelamin, memunculkan dugaan kekerasan seksual. Polisi masih menunggu hasil tes DNA dan pemeriksaan saksi kunci. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang mahasiswi Universitas Mataram (Unram), Made Vaniradya Puspa Nitra (19), ditemukan tewas dalam posisi telungkup di tepi Pantai Nipah, Lombok Utara, Rabu pagi (27/8/2025), usai pergi kencan bersama kekasihnya.

Lokasi kejadian berada di Pantai Nipah yang berada di tepi jalan raya dan mudah diakses. Lokasi ini berjarak sekitar 7 kilometer dari kawasan wisata Senggigi. 

Pantai ini dikenal sebagai tujuan wisata dengan pasir putih bersih, air laut jernih berwarna toska, dan pemandangan matahari terbenam yang memukau. 

Selain itu, Pantai Nipah juga populer sebagai tempat kuliner ikan bakar dan konservasi penyu Nipah Beach.

Korban adalah seorang mahasiswi Universitas Mataram. UNRAM adalah Perguruan Tinggi Negeri yang berlokasi di Kota Mataram, Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Didirikan pada 1 Oktober 1962, UNRAM berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia

Made Vaniradya Puspa Nitra ditemukan tewas di kawasan Pantai Nipah, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, NTB, Rabu (27/8/2025) dini hari.

Rekomendasi Untuk Anda

Korban dikabarkan awalnya pergi kencan bersama Radit Ardiansyah (19), mahasiswa asal Sumbawa. Radir juga menjadi korban penganiayaan, namun beruntung selamat.

Kasat Reskrim Polres Lombok Utara AKP Punguan Hutahaean mengungkapkan, kedua korban awalnya berangkat dari kampus mereka di Mataram pada Selasa (26/8/2025) sore sekitar pukul 16.30 WITA.

Keduanya berboncengan menggunakan sepeda motor Honda PCX hitam bernomor polisi EA 5502 AI untuk menuju Pantai Nipah menikmati suasana senja.

“Korban RA bersama rekannya MVPN berangkat dari kampus Universitas Mataram menuju Pantai Nipah dengan mengendarai sepeda motor Honda PCX hitam No. Pol EA 5502 AI untuk melihat matahari terbenam (Sun set,” ungkap Punguan dalam keterangan tertulis/

Namun hingga tengah malam, keluarga mulai khawatir karena korban Made Vaniradya tak kunjung pulang.

Orang tua korban kemudian menghubungi teman kuliah anaknya untuk menanyakan keberadaan mereka.

Dengan melacak check post lokasi terakhir, keluarga menemukan posisi korban berada di sekitar Pantai Nipah.

Pencarian pun dilakukan terus berlanjut hingga akhirnya sekitar pukul 01.30 WITA, Radit ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Ia segera dilarikan ke Puskesmas Nipah untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas