Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Banjir Terjang Denpasar Bali, Wali Kota Siapkan Status Darurat Bencana

Status darurat bencana tersebut dikeluarkan supaya dana kedaruratan bisa keluar untuk mengganti kerugian yang dialami warga Denpasar Bali

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Banjir Terjang Denpasar Bali, Wali Kota Siapkan Status Darurat Bencana
TRIBUN-BALI.COM/PUTU SUPARTIKA
BANJIR DI DENPASAR - Banjir di Monang Maning, Denpasar, Bali, air mencapai selutut orang dewasa, air masuk sampai ke rumah warga, Rabu 10 September 2025. Status darurat bencana tersebut dikeluarkan supaya dana kedaruratan bisa keluar untuk mengganti kerugian yang dialami warga Denpasar Bali. 

TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah titik di Kota Denpasar, Bali terdampak banjir yang disebabkan oleh hujan sejak Selasa hingga Rabu (9-10/9/2025).

Ada tujuh titik paling parah terdampak banjir, yakni Kesiman Kertalangu, Padangsambian Kaja, Pura Demak, Panjer, Pemogan dan Sidakarya, dan Pasar Kumbasari.

Bahkan, sejumlah ruas jalan di Kota Denpasar juga lumpuh akibat banjir.

Sebuah bangunan toko di pinggir Tukad (Sungai) Badung, Denpasar juga ambruk diterjang derasnya aliran sungai hingga mengakibatkan tiga orang hanyut.

Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, pun sudah siap untuk menetapkan status darurat bencana terkait banjir di wilayahnya ini.

Saat ditemui ketika meninjau banjir di Pasar Kumbasari, IGN Jaya Negara menuturkan, pihaknya saat ini sedang berfokus pada evakuasi warga terlebih dahulu.

"Sekarang kami evakuasi dulu. Nanti akan buat status darurat bencana," paparnya, dikutip dari TribunBali.com.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia menuturkan, di daerah Kesiman Kertalangu air mencapai atap rumah.

"Bahkan ada anak yang di atas plafon karena airnya tinggi," kata Jaya Negara.

Status darurat bencana, lanjut Jaya Negara, akan dijadikan dasar untuk mengeluarkan anggaran darurat kebencanaan.

Terparah Selama Puluhan Tahun

Jaya Negara mengatakan, banjir kali ini merupakan yang terparah sejak ia lahir.

Baca juga: Cerita Warga saat Banjir Terjang Denpasar, Air Cepat Naik kala Pedagang Pasar Kumbasari Berjualan

Jaya Negara sendiri lahir pada tahun 1966 dan kini berusia 59 tahun.

"Umur segini, baru sekarang lihat (banjir besar)," kata Jaya Negara, dikutip dari TribunBali.com.

Jaya Negara pun sudah menerjunkan semua tim untuk evakuasi warga, termasuk pembersihan bekas banjir.

"Kami ada tim untuk bersih-bersih di Pasar Kumbasari."

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas