Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hari Ini Roy Suryo Cs Gelar Bedah Buku Jokowi’s White Paper di UII Yogya

Roy Suryo dan tim bedah buku Jokowi’s White Paper di UII Yogyakarta, bahas dokumen pendidikan dan rencana buku lanjutan soal Gibran.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Hari Ini Roy Suryo Cs Gelar Bedah Buku Jokowi’s White Paper di UII Yogya
Tangkap layar Live KompasTV
PAKAR TELEMATIKA ROY SURYO.- Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan dr. Tiffauzia Tiyassuma menggelar diskusi ilmiah dan bedah buku Jokowi’s White Paperdi Auditorium UII Yogyakarta. Buku setebal 700 halaman ini membahas kajian digital forensik, neuropolitika, dan keabsahan dokumen pendidikan Presiden Joko Widodo. Acara ini juga menyinggung rencana penerbitan buku lanjutan tentang Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. 

Dirilis dalam versi cetak, premium, dan e-book

Didistribusikan ke 25 negara melalui jaringan diaspora Indonesia

Buku ini disebut sebagai bentuk kritik akademik dan dokumentasi ilmiah, bukan sekadar opini politik. Roy Suryo menyebutnya sebagai “catatan perjalanan intelektual” untuk mendorong transparansi dalam kepemimpinan nasional.

Berdasarkan undangan yang diterima, Roy Suryo, Rismon Sianpiar dan dr. Tifauzia Tiyassuma bakal menggelar bedah buku dan diskusi ilmiah di Yogyakarta.

DISKUSI ILMIAH & BEDAH BUKU "JOKOWI's WHITE PAPER" 

Dilaksanakan Hari ini:

 Kamis, 11 September 2025
 Pukul .13.30 WIB
 Auditorium YBW UII (Universitas Islam Indonesia), Jl. Cik Di Tiro No. 1, Jogja
Isi Buku Jokowi's White Paper

Rekomendasi Untuk Anda

Apa isi buku “Jokowi’s White Paper: Kajian Digital Forensik, Telematika, dan Neuropolitika atas Keabsahan Dokumen dan Perilaku Kekuasaan”?

Buku ini karya Roy Suryo, Rismon Hasiholan, dan Tifauzi Tiyassuma atau dr Tifa.

Roy Suryo merupakan pakar telematika dan digital forensik. Ia pernah menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga (2013-2014) di bawah pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Kabinet Indonesia Bersatu II

Sementara Rismon Hasiholan seorang akademisi, peneliti, dan pengembang perangkat lunak asal Indonesia.

Ia dikenal luas dalam bidang keamanan multimedia, pemrosesan sinyal/citra/video digital, kriptografi, komunikasi digital, forensik multimedia, serta kompresi dan pengkodean data.

Adapun dr Tifa adalah seorang dokter, ilmuwan, penulis, dan aktivis kesehatan.

Ia dikenal karena pandangannya yang kritis terhadap kebijakan publik, terutama di bidang kesehatan dan politik.

Roy Suryo menjelaskan, buku setebal hampir 700 halaman tersebut berisi dokumentasi dan analisis ilmiah terkait keabsahan ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Sumber: TribunJakarta
Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas