Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Buntut Mulut Bayi Keluar Cacing di Bengkulu, Dinkes Seluma Panggil PJ, DPRD dan Bupati Bersuara

Dinas Kesehatan (Dinkes) Seluma Bengkulu bakal panggil penanggung jawab (PJ) program dan klaster hingga kepala Puskesmas terkait kasus bayi cacingan

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Buntut Mulut Bayi Keluar Cacing di Bengkulu, Dinkes Seluma Panggil PJ, DPRD dan Bupati Bersuara
HO/Tribunbengkulu.com/Yayan Hartono/Tribunbengkulu.com
BALITA CACINGAN - Ramai-ramai Bupati Seluma Bengkulu, Teddy Rahman (kiri), Ketua DPRD Seluma April Yones (kanan) hingga Disnkes bereaksi atas kasus balita yang keluarkan cacing dari mulut dan hidungnya. Dinas Kesehatan (Dinkes) Seluma Bengkulu bakal panggil penanggung jawab (PJ) program dan klaster hingga kepala Puskesmas terkait kasus bayi cacingan 

TRIBUNNEWS.COM - Nur Sabrina, bayi berusia satu tahun delapan bulan warga Desa Sungai Petai, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma, Bengkulu harus dilarikan ke rumah sakit karena diduga alami cacingan.

Bahkan, dari mulut dan hidung bayi malang tersebut mengeluarkan cacing gelang atau Ascaris lumbricoides.

Pada Minggu (14/9/2025), Nur Sabrina dirawat intensif di RSUD Tais lalu dirujuk ke RSUD M. Yunus (RSMY) Bengkulu untuk dilakukan pembedahan.

Pasien harus dibedah karena saat jalani rontgen, dokter menemukan gumpalan di perutnya yang diduga kumpulan cacing.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Seluma, Rudi Sawaludin bakal memanggil penanggung jawab (PJ) program dan klaster, termasuk kepala Puskesmas Talo Kecil.

"Kita akan panggil dulu Pj program dan klasternya, termasuk Kepala Puskesmas untuk memastikan warga yang terjangkit cacing gelang ini," ujar Rudi saat dikonfirmasi TribunBengkulu.com, Senin (15/9/2025).

Ia juga menuturkan bahwa kedepannya, pemberian obat cacing pada anak akan lebih digalakkan, melalui posyandu hingga kunjungan langsung ke desa-desa.

Rekomendasi Untuk Anda

"Program pemberian obat cacing pada anak akan kita intensifkan. Puskesmas harus peka dengan peristiwa ini," tegas Rudi.

Rudi berujar, kejadian ini akan menjadi evaluasi bagi pihaknya.

Puluhan Puskesmas di wilayahnya bakal difokuskan untuk sosialiasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) supaya kejadian serupa tak terulang lagi.

"Kita akan lakukan evaluasi atas peristiwa ini. 22 Puskesmas yang ada akan kita fokuskan untuk sosialisasi PHBS dan kegiatan lain agar peristiwa ini tidak terjadi lagi di masa depan," tukas Rudi Sawaludin.

Baca juga: 4 Fakta Bayi di Bengkulu Alami Cacingan: Keluarkan Cacing dari Mulut, Ada Gumpalan di Perut

Kata DPRD Seluma

Sementara itu, Ketua DPRD Seluma, April Yones juga ikut buka suara terkait temuan bayi yang alami cacingan di wilayahnya.

Ia meminta Dinkes untuk menangani secara khusus kasus ini.

April Yones juga meminta Dinkes Seluma untuk meningkatkan sosialisasi terkait PHBS.

Kejadian ini, kata April Yones, merupakan peristiwa luar biasa yang harus cepat dan sigap untuk ditangani.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas