Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Benarkan Ada Demo Jilid 2 di Pati? Koordinator AMPB: Kita Pertimbangkan

Setelah dikabarkan bakal gelar demo jilid 2 pada Jumat 19 September 2025 mendatang, AMPB sebut masih dalam penimbangan, apakah perlu atau tidak

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Benarkan Ada Demo Jilid 2 di Pati? Koordinator AMPB: Kita Pertimbangkan
TRIBUNJATENG.COM/Mazka Hauzan Naufal
TIMBANG RENCANA DEMO - Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Teguh Istiyanto, memberikan keterangan pada wartawan di Gedung DPRD Pati, Senin (15/9/2025). Dia mengatakan bakal meninjau ulang rencana aksi unjuk rasa di Kantor DPC Partai Gerindra dan PDIP Pati pada 19 September mendatang. 

TRIBUNNEWS.COM - Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) berencana gelar demo lagi pada Jumat (19/9/2025) menggunakan nama Masyarakat Pati Bersatu (MPB).

Aksi demo tersebut direncanakan dilakukan di dua tempat, yakni di kantor DPC Gerindra dan DPC PDIP Pati, Jawa Tengah.

Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Pati sendiri berlokasi di Desa Plangitan, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati.

Sementara kantor DPC PDIP Pati berlokasi di Jl Ki Juru Mertani No. 54, Desa Sidoharjo, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati.

Jarak kedua DPC tersebut yakni empat kilometer.

Mereka telah mengirimkan surat pemberitahuan aksi kepada Polresta Pati.

Namun saat dikonfirmasi, Koordinator AMPB, Teguh Istiyanto mengatakan bahwa rencana aksi demo tersebut masih ditimbang ulang.

Rekomendasi Untuk Anda

"Demo tanggal 19, kami masih mempertimbangkan ulang. Tapi memang surat sudah masuk,"

"Nanti kami telisik lagi apakah kami harus lakukan aksi, atau cukup audiensi, atau cukup bersurat, nanti kami timbang-timbang lagi. Kami akan ada pertemuan lebih lanjut," ujar dia di Gedung DPRD Pati, Senin (15/9/2025).

Mengutip TribunJateng.com, ia menuturkan, alasan di balik rencana unjuk rasa ke dua kantor partai politik tersebut untuk meminta pertanggungjawaban terkait sikap Bupati Sudewo yang merupakan kader dari dua parpol tersebut.

Pihaknya menginginkan Sudewo dikenai sanksi oleh Gerindra, termasuk pemecatan apabila diperlukan.

Baca juga: Kemendagri dan BKN Dinilai Tutup-tutupi Informasi terkait Bupati Sudewo, DPRD Pati: Aneh

“Kami bukan suuzan, tapi kalau memang dari partai tersebut lebih membela Sudewo, kami mau eksekusi partai itu," ujar Teguh.

Ia memohon Gerindra untuk tidak memberikan perlindungan apabila ada kader yang membawa citra buruk terhadap partai.

"Mohon Partai Gerindra, kalau memang ada kader yang membuat citra buruk di wilayah Pati, jangan atas nama partai anda membekingi kadernya. Harapan kami partai ikut memvonis," lanjutnya.

Teguh menuturkan, kesalahan Sudewo juga merupakan kesalahan partai.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas