Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Hasil Rontgen Bocah Cacingan di Bengkulu: Banyak Cacing Gelang di Usus Halus dan Besar

Dua balita di Seluma, Bengkulu, dirawat intensif usai perut dipenuhi cacing gelang. Dokter pastikan kondisi mulai membaik.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Hasil Rontgen Bocah Cacingan di Bengkulu: Banyak Cacing Gelang di Usus Halus dan Besar
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
CACING - Tim medis RSMY Bengkulu merawat dua balita asal Seluma yang terinfeksi cacing gelang hingga memenuhi perut. 

"Biaya semua sudah dijamin BPJS Kesehatan. Terkait ini, kami juga telah menyampaikan ke Pak Bupati dan Wabup sebagai laporan," pungkas Eva.

Pengobatan Gratis

Respon Gubernur Bengkulu Helmi Hasan atas pasien Khaira Nur Sabrina (1,8 tahun) dan Aprillia (4 tahun), warga Desa Sungai Petai, Kecamatan Talo Kecil, Seluma yang terinfeksi cacing hingga keluar dari mulut dan hidung.

Hasil peninjauan menyebutkan bahwa rumah yang ditempati kedua bocah itu tidak layak huni, dengan kondisi dinding papan rusak, lantai masih tanah, serta lingkungan sekitar kotor dan dipenuhi kotoran ayam.

Helmi Hasan menegaskan, pemerintah akan memberikan pelayanan kesehatan maksimal dan pengobatan gratis bagi kedua balita tersebut.

“Saya minta pasien ditangani secara serius dan tidak dibebani biaya sedikit pun,” tegas Gubernur Helmi, Rabu (17/9/2025).

Tak hanya itu, Helmi juga telah memerintahkan jajarannya untuk membangun rumah layak huni bagi keluarga pasien.

Rekomendasi Untuk Anda

“Berapa pun anggarannya, semaksimal mungkin kita bantu sampai rumahnya layak untuk ditinggali,” ujarnya.

Gubernur berharap kasus serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari. Ia juga mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Harapan ke depan, tidak akan lagi terjadi seperti ini,” pungkasnya.

Potret Rumah Pasien

Kondisi rumah dua balita kakak beradik di Desa Sungai Petai, Seluma, Bengkulu, yang terinfeksi cacing gelang hingga keluar dari mulut dan hidung, benar-benar memprihatinkan. 

Rumah berukuran 6x6 meter ini berdinding papan, berlantai tanah, dan hanya memiliki satu kamar seadanya. 

Tidak ada perabotan layak, pakaian tergantung di dinding, dan sumur air minum pun tampak kotor dengan rumput liar di sekelilingnya.

Pantauan Tribunbengkulu.com, hanya ada satu kamar dengan tempat tidur seadanya di rumah yang didiami keluarga Nur Khaira Sabrina. 

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas