Rencana Demo di Pati Dihadiri 500 Orang, Polisi Terjunkan 1.200 Personel
Polisi terjunkan ribuan personel gabungan untuk mengawal aksi demo di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, hari ini Jumat 19 September 2025
Penulis:
Muhammad Renald Shiftanto
Editor:
Nanda Lusiana Saputri
TRIBUNNEWS.COM - Warga Pati, Jawa Tengah yang masuk dalam kelompok Masyarakat Pati Bersatu (MPB) bakal gelar demo pada Jumat (19/9/2025) siang ini.
Demo yang direncanakan akan dihadiri 500 orang ini bakal digelar di depan Gedung DPRD Pati.
Aksi demo ini membawa sejumlah tuntutan, seperti meminta DPC Parpol di Pati untuk mengawal Panitia Khusus Hak Angket Pemakzulan Bupati Pati, Sudewo.
Aksi demo ini juga dilakukan untuk memberikan dukungan terhadap Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Pati terkait pemakzulan Bupati Pati, Sudewo.
Sudewo didesak turun dari jabatannya karena sejumlah kebijakannya yang dinilai tak pro rakyat.
Kebijakannya yang bahkan jadi isu nasional yakni tentang kenaikan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250 persen.
Kebijakan soal mutasi yang dianggap janggal juga menimbulkan polemik hingga menyebabkan masyarakat Pati mendesak DPRD Pati untuk memakzulkan Sudewo.
Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi menuturkan, pihaknya menerjunkan 1.200 personel gabungan dari TNI, Polri, dan instansi lain, termasuk Satpol PP untuk mengawal demo hari ini.
Kepada para anggotanya, ia menekankan untuk mencegah adanya penyusup yang membuat suasana jadi rusuh.
"Kami memberikan ruang demokrasi bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat, namun tetap dalam koridor hukum dan tidak mengganggu ketertiban umum," ujar dia usai apel persiapan pengamanan di halaman Pendopo Kabupaten Pati.
Mengutip TribunJateng.com, sejumlah titik di Pati juga sudah diamankan supaya masyarakat tetap merasa aman dan nyaman.
Baca juga: Jelang Demo di Gedung DPRD Pati, Polisi Masuk ke Sekolah-sekolah, Mulai SMP hingga SMA
"Titik-titik yang menjadi lokasi aksi sudah kami siapkan skema pengamanannya. Petugas akan ditempatkan secara proporsional agar masyarakat merasa aman," kata Jaka Wahyudi.
Terkait pengamanan demo, pihak kepolisian mengedepankan pendekatan persuasif, langkah humanis, dan dialogis.
"Kami mengedepankan langkah humanis, dialogis, serta koordinasi langsung dengan korlap aksi. Dengan begitu, dinamika di lapangan bisa terkendali," jelas dia.
Ia mengimbau masyarakat Pati untuk tetap tenang dan tak mudah terprovokasi.
Baca tanpa iklan