Briptu Rizka Ditahan Kasus Kematian Suaminya Brigadir Esco, Kuasa Hukum Bantah Isu Perselingkuhan
Briptu Rizka Sintiani kini ditahan di Rutan Polda NTB (Nusa Tenggara Barat) kasus kematian suaminya Brigadir Esco Fasca Rely (29)
Editor:
Erik S
TRIBUNNEWS.COM, MATARAM - Anggota Polres Lombok Barat, Brigadir Polisi Satu (Briptu) Rizka Sintiani ditetapkan sebagai tersangka kasus kematian suaminya, Brigadir Esco Fasca Rely (29).
Briptu adalah pangkat Bintara tingkat dua di Polri yang berada di atas Brigadir Polisi Dua (Bripda) dan di bawah Brigadir Polisi (Brigpol).
Briptu Rizka Sintiani kini ditahan di Rutan Polda NTB (Nusa Tenggara Barat).
Baca juga: Sebelum Jadi Tersangka Pembunuhan, Briptu Rizka Berdalih Pergi ke Dukun saat Brigadir Esco Hilang
"Iya betul, surat penahanan sudah kami terima," kata kuasa hukum Briptu Rizka, Rossi saat dihubungi Tribun Lombok, Senin (22/9/2025).
Rossi belum memastikan upaya hukum yang akan dilakukan terhadap kliennya, termasuk mengajukan penangguhan penahanan.
"Sementara ini kami sedang dalami dulu untuk tindakan yang akan kami lakukan," ucapnya.
Sementara itu Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid, irit bicara saat dikonfirmasi terkait penahanan Briptu Rizka dalam kasus kematian suaminya Brigadir Esco Fasca Rely.
"Nanti kami sampaikan," kata Kholid singkat, saat ditemui di Hotel Lombok Raya, Senin (22/9/2025).
Kholid mengungkapkan meskipun sudah menetapkan Briptu Rizka sebagai tersangka, ia menegaskan pihak kepolisian masih juga mendalami tersangka lain yang membantu pembuhan tersebut.
"Masih di dalami (tersangka lain)," kata Kholid.
Bantah Isu Perselingkuhan
Rossi membantah isu perselingkuhan yang diduga menjadi pemicu berujung tewasnya Brigadir Esco.
“Itu semua tidak benar (isu perselingkuhan), itu fintah,” tegas Rossi melalui pesan singkat, Senin (22/9/2025).
Baca juga: Ragu Pembunuhan Brigadir Esco Dilakukan Briptu Rizka Sendirian, Keluarga Korban Duga Ada Pelaku Lain
Disampaikan Rossi, kliennya itu dikenal baik oleh masyarakat setempat karena pernah menjadi Bhabinkabtimas di desanya.
Korban Meninggal Tidak Wajar
Brigadir Esco ditemukan tewas di kebun belakang rumahnya di Dusun Nyur Lembang, Kecamatan Lembar dengan kondisi leher terikat dan wajah menghitam.
Awalnya ia diduga bunuh diri, namun polisi mengungkap bahwa ayah dua anak tersebut tewas karena dibunuh.
Baca tanpa iklan