Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mahasiswa Pecinta Alam UI Jelajahi Gunung Patah Selama 13 Hari

Gunung Patah bukan hanya barisan hutan belantara, melainkan ruang yang menyimpan ikatan dengan leluhur dan terus dijaga melalui ritual. 

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Mahasiswa Pecinta Alam UI Jelajahi Gunung Patah Selama 13 Hari
Ist
KEKAYAAN ALAM RI - Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Indonesia (Mapala UI) memilih Gunung Patah sebagai sasaran eksplorasi pada program Satria Hutan Indonesia (SHI) 2025 selama 13 hari. (istimewa). 

“Kalau dipaksa balik lewat Manau Sembilan, mungkin kami masih di hutan sampai sekarang,” ujar Farrel, selaku koordinator teknis lapangan, menggambarkan betapa krusialnya  keputusan itu.

Meskipun bertepatan dengan HUT ke-80 RI dan jalur Kance Diwe merupakan jalur yang katanya lebih “ramah” pendaki, sejak perjalanan dari puncak sejati hingga basecamp Kance Diwe, kami sama sekali tidak berpapasan dengan pendaki lain yang melintas di jalur tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa Gunung Patah yang masih belum terjamah khalayak umum.

Gunung Patah kini bukan hanya puncak tertinggi di Bengkulu, melainkan juga guru yang memberi pelajaran tentang keberanian, penghormatan, dan kebijaksanaan. Jejak mungkin hilang ditelan hujan, namun ilmu dan pengalaman berkesan yang Gunung Patah berikan akan selamanya membekas dibenak.

Halaman 4/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas