Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

KKB Papua Mengaku Bunuh 9 Aparat dan Intel Militer Indonesia, Hancurkan Satu Mobil

TPNPB Kodap XVI Yahukimo di Papua Pegunungan mengaku telah membunuh sembilan aparat dan intel militer Indonesia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Febri Prasetyo
zoom-in KKB Papua Mengaku Bunuh 9 Aparat dan Intel Militer Indonesia, Hancurkan Satu Mobil
Tribun Papua dan Dok. Satgas Damai Cartenz)
KKB PAPUA - Personel Satgas Damai Cartenz mendengarkan arahan sebelum menyelidiki serangan KKB di Yahukimo, Papua Pegunungan. 

Di sisi lain, menurut TPNPB, ada lebih dari sembilan aparat dan intel militer Indonesia yang tewas ditembak dan terluka.  Satu unit rumah aparat dibakar dan satu mobil militer rusak parah.

Serangan itu disebut atas perintah Brigjend Elkius Kobak. TPNPB mengaku siap bertanggung jawab atas tewasnya personel militer Indonesia.

5 warga sipil tewas

Sementara itu, lima warga sipil dilaporkan tewas karena TPNPB menyerang Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Serangan itu dilakukan pada Minggu (20/9/2025) malam, hingga Senin (21/9/2025) pagi.

Saksi menyebut pada Minggu pukul 19.00 WI, ada dua pekerja tambang ditemukan tewas mengenaskan dengan luka akibat kekerasan di Jalan Poros Kampung Bingki. 

Beberapa penambang lain berusaha menyelamatkan diri ke Dekai. Akan tetapi, upaya mereka terhalang oleh cuaca buruk.

Keesokan harinya pada pukul 08.00 WIT, TPNPB melancarkan serangan di Camp Kali Kulum hingga membuat panik para pendulang emas.

Rekomendasi Untuk Anda

Para penyerang yang menggunakan senjata panah dan api itu membunuh tiga orang lagi sehingga total korban jiwa menjadi lima orang.

Menurut Kepala Operasi Damai Cartenz Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, pihanya mendapat laporan tambahan tiga korban dari lokasi kejadian. 

“Kami mendapat informasi bahwa ada tiga jenazah lagi yang menjadi korban dari kelompok kriminal bersenjata ini," kata Faizal, Rabu (24/9/2025), dikutip dari Tribun Papua.

"Namun hingga kini tim belum bisa mencapai TKP karena sempat terjadi kontak tembak."

“Informasi sementara menyebutkan ada lima korban jiwa. Tetapi kepastian data baru bisa dipublikasikan setelah evakuasi berhasil dilakukan."

Dia berkata evakuasi terpaksa ditunda karena hujan deras di Yahukimo. Akibat hujan, arus sungai menjadi deras sehingga tim evakuasi tidak bisa menuju lokasi peristiwa.

Upaya evakuasi yang direncanakan juga harus tertunda akibat hujan deras yang mengguyur Yahukimo.

Arus sungai yang semakin deras membuat tim tak bisa menyeberang ke lokasi kejadian

(Tribunnews/Febri/Tribun Papua Tengah/Marselinus Labu/Tribun Papua/Taniya)

Sebagian artikel ini telah tayang dengan judul Semakin Brutal, Beredar Kelompok OPM Kodap XVI Yahukimo Bunuh 9 Orang Didiuga Militer Indonesia

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas