Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengakuan Senior Unsri Usai Paksa Maba Ciuman: Ide dari Alumni, Kini Minta Maaf

Unsri disorot usai insiden ospek paksa maba berciuman. Himpunan mahasiswa dibekukan, kampus lakukan investigasi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Pengakuan Senior Unsri Usai Paksa Maba Ciuman: Ide dari Alumni, Kini Minta Maaf
KOMPAS.com/AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNG
OSPEK UNSRI - Suasana kampus Unsri jadi sorotan usai insiden ospek yang memaksa mahasiswa baru saling cium. Himpunan mahasiswa dibekukan. 

"Saya penggerak kegiatan tersebut, dimana saya mendapatkan ide dari alumni," ucapnya.

Mahasiwa lain lalu meminta maaf dan mengaku tidak berpikiran panjang saat melakukan aksi tersebut.

“Kami mungkin tidak berpikir panjang untuk melakukan hal tersebut, dan kami ingin memohon maaf sebesar-besarnya,” jelasnya.

“Karena keteledoran dari pihak kami yang tidak berpikir panjang,” lanjutnya.

Himpunan Dibekukan

Buntut memaksa maba saling mencium, Himateta dibekukan. 

Sekretaris Unsri Alifitri mengatakan, sesuai dengan Surat Edaran Rektor Nomor 0003/UN9/SE.BAK.KM/2025 tentang ketentuan pelaksanaan pengenalan kehidupan kampus mahasiswa baru (PKKMB) Universitas Sriwijaya Tahun Akademik 2025/2026, tidak diperkenankan adanya kegiatan perundungan, perpeloncoan, bahkan pelecehan seksual.

Rekomendasi Untuk Anda

“Atas kejadian tersebut, Himateta dibekukan sementara untuk satu tahun ke depan. Kemudian, ketua angkatan 2023, serta ketua dan anggota panitia pelaksana kegiatan tersebut akan dipanggil,” kata Alifitri kepada wartawan, Selasa (23/9/2025). 

Alifitri mengatakan, Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) Unsri akan melakukan investigasi terhadap pelaku perundungan. 

“Jika terjadi pelanggaran, maka akan diberikan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku di Universitas Sriwijaya,” ujarnya. 

Alifitri juga meminta para Maba untuk tidak mengikuti instruksi para panitia bila dianggap menyalahi aturan. 

Sebab, seluruh kegiatan kampus telah tercantum sesuai aturan yang diberikan. 

“Kepada mahasiswa baru Universitas Sriwijaya agar tidak melayani ajakan dari pihak manapun untuk melakukan pelanggaran terhadap aturan berupa tindak kekerasan, perpeloncoan, perundungan, pelecehan seksual, dan intoleransi,” tegasnya.

 

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Pengurus Himateta Unsri Ungkap Awal Mula Ide Maba Saling Cium, Kini Dihujat hingga Minta Maaf, 

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas