Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Polemik MBG, di Boyolali Diduga Ada Sabotase hingga Menu Ditarik, di Lebak Dapur Tidak Higienis

Di Boyolali, Jawa Tengah, ada sosok misterius masuk ke ruang transit MBG. SPPG langsugn tarik menu. Di Lebak, dapur MBG tak higenis, makanan bau asam

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Polemik MBG, di Boyolali Diduga Ada Sabotase hingga Menu Ditarik, di Lebak Dapur Tidak Higienis
TribunBanten.com
MBG DI LEBAK - Dapur pengolahan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berada di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak. Tempat tersebut diduga tercemar oleh air limbah bekas cuci makanan. Di Boyolali, Jawa Tengah, ada sosok misterius masuk ke ruang transit MBG. SPPG langsugn tarik menu. Di Lebak, dapur MBG tak higenis, makanan bau asam 

TRIBUNNEWS.COM - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akhir-akhir ini mendapat banyak sorotan dari masyarakat.

Program pemenuhan gizi untuk anak dan warga yang membutuhkan ini disorot setelah banyak kasus keracunan.

Dari data Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), per 27 September 2025 korban menu MBG sudah mencapai 8.643 anak.

Bahkan, lonjakan korban keracunan selama dua pekan terakhir mencapai 3.289 anak.

Ketua JPPI, Ubaid Matraji mengatakan program MBG ini gagal mencapai tujuan.

"Alih-alih memberi pemenuhan gizi, makanan yang disediakan negara justru membuat ribuan anak keracunan massal,"

"Tangis anak-anak pecah di ruang kelas, antrean panjang di rumah sakit, keresahan orang tua, dan trauma makan MBG adalah bukti nyata bahwa program ini gagap mencapai tujuan," ujarnya, Senin (29/9/2025).

Rekomendasi Untuk Anda

Diketahui, JPPI merupakan sebuah koalisi nasional yang terdiri dari berbagai organisasi masyarakat sipil (CSO) yang berfokus pada isu pendidikan.

JPPI didirikan untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas, berkeadilan, dan inklusif bagi semua anak di Indonesia dengan prinsip "tak ada anak yang tertinggal di belakang (no one left behind)".

Di Boyolali, program MBG di SDN Siswodipuran, batal diberikan.

Sebanyak 189 porsi MBG ditarik dari sekolah setelah adanya dugaan sabotase.

Baca juga: Guru Pengelola MBG di Sekolah Dapat Insentif Rp100 Ribu per Hari, Mekanisme Penugasan Diatur Sekolah

Dugaan sabotase menu MBG tersebut dilaporkan oleh Kepala SDN Siswodipuran Boyolali, Sri Sulasmi.

Ia melaporkan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setelah ada seorang guru yang melihat adanya orang asing yang mencurigakan masuk ke ruangan yang biasa digunakan untuk transit MBG.

Mengutip TribunSolo.com, sosok misterius tersebut jelas-jelas bukan wali murid.

"Dia bukan wali murid lalu masuk ke kelas (ruang penyimpanan MBG)," kata Sri, Senin (29/9/2025).

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas