Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Rafi Korban Tewas Ambruknya Ponpes di Sidoarjo Baru Mondok 3 Bulan

Rafi Catur Okta Mulya Pamungkas (17) menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam kasus runtuhnya gedung bertingkat ponpes di Sidoarjo.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Rafi Korban Tewas Ambruknya Ponpes di Sidoarjo Baru Mondok 3 Bulan
SURYA.co.id/Ahmad Zaimul Haq
PONPES AMBRUK - Keluarga memantau evakuasi korban bangunan runtuh di ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo dari layar yang disediakan di posko Basarnas, Kamis (2/10/2025). Evakuasi korban bangunan runtuh mulai menggunakan alat berat. 

TRIBUNNEWS.COM - Rafi Catur Okta Mulya Pamungkas (17) menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam kasus runtuhnya gedung bertingkat di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), Senin (29/9/2025).

Rafi merupakan warga Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya.

Namun, pihak keluarga memilih memakamkan korban di kota kelahiran sang ayah, yaitu di Desa Tanggal Kulon, Kecamatan Tanggul, Jember, Kamis (2/10/2025).

Rumah duka di Jember didatangi beberapa kerabat untuk menyampaikan bela sungkawa atas tewasnya korban.

Ayah korban, Mulyono, mengatakan putranya yang meninggal dunia, baru pertama kalinya mondok.

Bahkan, anak laki-lakinya itu baru tiga bulan belajar di pondok pesantren.

"Baru saja lulus SMP kemarin, dan baru kemarin ini mondok, mungkin mau bulan ketiga," ujarnya saat dikonfirmasi Surya.co.id, Kamis.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia menyebut, korban meninggal dunia karena tertimpa bangunan pondok saat menyelamatkan dua temannya.

Meskipun sempat dirawat di rumah sakit, nyawa korban tetap tidak tertolong.

"Meninggalnya kemarin malam. Korban tiba di Jember pada pukul 05.00 WIB pagi. Memilih dimakamkan di Jember karena saya aslinya sini," ungkapnya.

Semasa hidupnya, Rafi dikenal sebagai sosok pendiam dan tak pernah nongkrong keluar rumah.

Baca juga: Tim SAR Kerahkan Crane Angkat Material Reruntuhan di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

"Aktivitasnya hanya di pondok. Sebelumnya tidak pernah mondok, begitu lulus SMP, lanjut SMK sambil mondok di Ponpes Al Khoziniy. Jadi baru pertama kali mondok," jelasnya.

Sementara itu, ketika di rumah Rafi, senantiasa membantu ibunya menjaga warung peracangan.

"Tidak pernah keluar rumah, aktivitas lain mungkin di musala. Teman-temannya mungkin sering ke rumah, tetapi anaknya ketika diajak keluar selalu tidak mau," kenangnya.

Daftar Korban

Hingga Kamis kemarin, terhitung ada 108 orang korban dalam peristiwa ini.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas