Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

KKB Bunuh 7 Penambang di Yahukimo, Korban Dievakuasi di Tengah Ancaman Serangan dan Medan Berat

Dari tujuh jenazah tersebut, tiga korban telah teridentifikasi yakni Marselino Lumare (32), Yunus Agama (29), dan Roberto Agama (37)

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in KKB Bunuh 7 Penambang di Yahukimo, Korban Dievakuasi di Tengah Ancaman Serangan dan Medan Berat
Istimewa/Satgas Operasi Damai Cartenz/Kolase Tribun Papua Tengah
EVAKUASI KORBAN KKB - Tim Satgas Operasi Damai Cartenz berhasil mengevakuasi dua warga pendulang emas korban pembunuhan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Seradala,Kabupaten Yahukimo, Papua Tengah, Jumat (26/9/2025) dan Kamis (3/10/2025). 

Laporan Wartawan Tribun Papua.com, Taniya Sembiring 

TRIBUNNEWS.COM, YAHUKIMO – Aksi kekerasan kembali terjadi di Papua Pegunungan setelah kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Kopitua Heluka menyerang para penambang emas di wilayah Pendulangan Kali I, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo.

Akibatnya, 7 orang tewas dan 5 orang berhasil selamat dari serangan tersebut.

Evakuasi korban dilakukan aparat gabungan dari Satgas Operasi Damai Cartenz, Polres Yahukimo, Satbrimob Polda Papua, dan Kodim 1715 Yahukimo.

Proses ini berlangsung dalam kondisi sulit karena medan berat serta ancaman serangan lanjutan.

Korban jiwa yang berhasil dievakuasi adalah: Desen Domungus – dievakuasi 26/9/2025 di Kampung Bingki;  Maselinus  dievakuasi 26/9/2025 di Kampung Bingki;  Roberto Agama alias Obet – dievakuasi 1/10/2025 di Kali I/Kali Kulum;  Unu – dievakuasi 1/10/2025 di Kali I/Kali Kulum.

Kemudian Marsel alias Unus dievakuasi 1/10/2025 di Kali I/Kali Kulum;  Andika Pratama  dievakuasi 2/10/2025 di Camp Ekskavator Kali I;  Fikram Amiman – dievakuasi 2/10/2025 di Camp Ekskavator Kali I.

Baca juga: Kisah Korban Selamat dari Penyerangan KKB di Yahukimo: Nando 5 Hari Sembunyi di Lubang Tanpa Makan

Rekomendasi Untuk Anda

Dari tujuh jenazah tersebut, tiga korban telah teridentifikasi yakni Marselino Lumare (32), Yunus Agama (29), dan Roberto Agama (37).

Seluruhnya diketahui sebagai pekerja tambang asal Sanger dan Maluku yang berdomisili di Dekai, ibu kota Kabupaten Yahukimo.

Sementara itu, lima penambang yang selamat adalah Bakri Laode, Febri alias Basir, Tarik Baruba alias Taslim, Berti Oliver Dias, dan Yohanes Bouk alias Nando .

Mereka kini menjalani perawatan intensif di RSUD Dekai dengan pengamanan ketat aparat.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi kelompok bersenjata tersebut.

“Kami akan kejar dan tangkap para pelaku. Penegakan hukum dilakukan secara terukur dan profesional. Stabilitas keamanan di Yahukimo adalah prioritas utama,” tegasnya melalui siaran pers, Jumat (3/10/2025).

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, meminta warga tetap tenang dan tidak terprovokasi.

“Aparat hadir untuk melindungi. Operasi Damai Cartenz berkomitmen menjaga keselamatan setiap warga Papua,” ujarnya.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas