Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

SOSOK Napi dengan Penyakit Menular yang Kabur dari RSUD Sunan Kalijaga Demak, Kepala Rutan Bungkam

Seorang narapidana Rutan Kelas IIB Demak bernama Muhammad Alfian yang menderita penyakit menular kabur dari RSUD Sunan Kalijaga Demak

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in SOSOK Napi dengan Penyakit Menular yang Kabur dari RSUD Sunan Kalijaga Demak, Kepala Rutan Bungkam
ist/Kompas.com/Dok. RSUD Sunan Kalijaga Demak
NAPI KABUR - Ilustrasi narapidana kabur dan Exhoust RSUD Sunan Kalijaga Demak dijebol narapidana yang kabur saat dirawat. Bahayanya narapidana ini menderita penyakit menular. 

Ringkasan Berita:
  • Muhammad Alfian narapidana Rutan Kelas IIB Demak, Jawa Tengah, dilaporkan melarikan diri saat tengah menjalani perawatan penyakit menular di RSUD Sunan Kalijaga Demak.
  • Dia kabur dengan cara menjebol exhaust atau kipas pembuangan udara yang tertanam di dinding ruangan rumah sakit tempat ia dirawat.
  • Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Rutan Kelas IIB Demak.

 

TRIBUNNEWS.COM, DEMAK - Seorang narapidana Rutan Kelas IIB Demak, Jawa Tengah, dilaporkan melarikan diri saat menjalani perawatan di RSUD Sunan Kalijaga Demak.

Yang menjadi masalah yakni napi tersebut menderita penyakit menular.

Terkini diketahui identitas napi dengan penyakit menular itu bernama Muhammad Alfian. 

Peristiwa ini dilaporkan pada Senin (13/10/2025) pagi.

 

Kabur Jebol Exhaust

Rekomendasi Untuk Anda

Narapidana Muhammad Alfian kabur dengan cara menjebol exhaust atau kipas pembuangan udara yang tertanam di dinding ruangan rumah sakit tempat ia dirawat.

"Karena itu penyakit menular, sehingga pihak rutan di luar di depan ruangan," ujar Humas RSUD Sunan Kalijaga Demak, Kusmanto, saat dikonfirmasi, Selasa (14/10/2025) sore.

Baca juga: Bendahara di Serang Bawa Kabur Dana Desa Rp1 M, Apa Dampaknya bagi Warga Desa Petir? Lurah Menjawab

Meski menyebut penyakit yang diderita napi tergolong menular, Kusmanto tidak merinci jenis penyakit tersebut.

Ia menjelaskan bahwa pada pukul 07.30 WIB, napi tersebut masih berada di ruang perawatan, namun beberapa menit kemudian sudah tidak ditemukan di tempat.

"Jam setengah delapan itu masih ada, kan petugas operan keliling. Setelah itu, jam setengah delapan lebih, petugas memeriksa pasien satu per satu, ya di situ pas lihat, sudah tidak ada,” ungkapnya.

 

Kepala Rutan Demak Masih Bungkam

Informasi mengenai napi kabur ini kemudian menyebar luas melalui grup WhatsApp dan media sosial Instagram.

Meski demikian, hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Rutan Kelas IIB Demak.

Upaya konfirmasi  ke rutan tidak membuahkan hasil.

Baca juga: Kakek Tarman Disebut Kabur Usai Nikahi Perempuan Muda, Mertua: Tidak Kabur, Mereka Bulan Madu

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas