Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Riwayat Transaksi Bendahara yang Bawa Kabur Dana Desa Rp1 M Ditelusuri Istri, Ada Banyak Akun Pinjol

Riwayat transaksi YS, bendahara Desa Petir yang bawa kabur dana desa Rp1 miliar ditelusuri sang istri, ditemukan puluhan akun pinjol.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Riwayat Transaksi Bendahara yang Bawa Kabur Dana Desa Rp1 M Ditelusuri Istri, Ada Banyak Akun Pinjol
TribunBanten.com/Muhammad Uqel A
KORUPSI DANA DESA - Suasana depan Balai Desa Petir, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Banten. Riwayat transaksi YS, bendahara Desa Petir yang bawa kabur dana desa Rp1 miliar ditelusuri sang istri, ditemukan puluhan akun pinjol. 

Ringkasan Berita:
  • Istri mengecek riwayat transaksi YS dan ditemukan ada puluhan akun pinjaman online (online).

  • Penggelapan dana desa itu dilakukan YS diduga dengan memalsukan tanda tangan kepala desa.

TRIBUNNEWS.COM - YS, bendahara Desa/Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Banten, masih memburon setelah diduga membawa kabur dana desa Rp1 miliar.

YS menguras habis dana desa dan hanya menyisakan saldo kas Rp47.000.

Kepala Desa Petir Wahyudi mengaku syok saat mengetahui, anak buahnya menggelapkan uang desa.

"Saya kaget juga tanda tangan saya dipalsukan oleh dia, pengambilan tanpa sepengetahuan saya," katanya kepada TribunBanten.com, Rabu (15/10/2025).

Ia kemudian menelusuri riwayat transaksi YS melalui sang istri. Hasilnya, ditemukan puluhan akun pinjaman online (pinjol).

"Silaturahmi ke rumahnya, anak saya juga pernah pinjam hp istrinya (bendahara) minta izin, bahkan dikasih (suruh cek), tapi anak saya menolak."

Rekomendasi Untuk Anda

"Biar istrinya saja yang membuka, setelah dilihat katanya sih pinjol kalau tidak salah puluhan aplikasi pinjol," ungkap dia.

Wahyudi mengaku tak mengira orang kepercayaannya itu menggelapkan dana desa hingga Rp1 miliar. Ia pun mengaku kecolongan.

"Selama ini kami tidak ada kecurigaan ke arah sana, secara personal kita baik dengan yang lain juga tidak ada tanda-tanda, ya itulah kecolongannya," terangnya.

Dalam kesempatan lain, Wahyudi menjelaskan kasus itu terungkap setelah pihak kecamatan menginformasikan adanya kejanggalan pada laporan keuangan desa.

Ia mengaku kaget saat mengetahui aliran dana desa mengalir ke rekening pribadi YS.

Baca juga: Bendahara di Serang yang Bawa Kabur Dana Desa Diduga Palsukan Tanda Tangan Kades

Setelah dilakukan pengecekan melalui rekening koran, saldo kas desa nyaris terkuras habis.

“Setelah ada konfirmasi dari pihak kecamatan dan pendamping, saya langsung cek rekening koran. Saya juga syok karena melihat aliran dana itu ke rekening pribadi YS," katanya, Selasa (7/10/2025).

Akibat dana desa yang dibawa kabur itu, sejumlah kegiatan di Desa Petir tidak berjalan atau terealisasi sesuai program yang sudah disiapkan.

Adapun program yang menyentuh kepada masyarakat langsung itu seperti optimasi badan usaha milik desa (BUMDes).

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas