Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ratusan Siswa SMAN 1 Cimarga Banten Kembali Sekolah usai Kepsek Dinonaktifkan

Sebelumnya, mereka mogok sekolah sebagai protes karena Dini Fitria, kepala sekolah tersebut, menampar seorang siswa yang ketahuan merokok.

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Willem Jonata
zoom-in Ratusan Siswa SMAN 1 Cimarga Banten Kembali Sekolah usai Kepsek Dinonaktifkan
Kolase: Kanal YouTube KABAR WILAYAH dan Facebook Papah Zerouns
IBU KEPSEK DIDEMO - Tangkap layar video viral siswa SMA Negeri 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, lakukan demo dan (Kanan) Ibu kepsek bernama Dini Fitria saat menjelaskan kronologi siswa ketahuan merokok. 

Ringkasan Berita:
  • Kepala SMAN 1 Cimarga, Dini Fitria, dinonaktifkan sementara oleh Pemprov Banten menyusul aksi mogok massal 630 siswanya
  • Aksi mogok sekolah merupakan protes dan tuntutan agar Dini mundur setelah diduga menampar seorang siswa berinisial I yang ketahuan merokok
  • Penonaktifan ini bersifat sementara dan bertujuan menormalkan situasi

 

TRIBUNNEWS.COM - Ratusan siswa SMAN 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, kembali ke sekolah.

Sebelumnya, mereka mogok sekolah sebagai protes karena Dini Fitria, kepala sekolah tersebut, menampar seorang siswa berinisial I yang ketahuan merokok.

Kepada Kepala SMAN 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, Dini Fitria, menanggapi biasa saja perihal keputusan Pemerintah Provinsi Banten, menonaktifkannya.

"Tidak masalah (dinonaktifkan) karena ini bukan pemberhentian," kata Dini kepada wartawan di Pendopo Gubernur Banten, Serang, Rabu (15/10/2025).

Baca juga: Soal Penonaktifan Kepsek yang Tampar Siswa Gegara Merokok: Gubernur Dikritik, DPRD Apresiasi

Ia meyakini, keputusan Pemprov Banten yang menonaktifkannya, sebagai upaya menormalkan situasi.

Rekomendasi Untuk Anda

Diketahui, 630 SMAN I Cimarga, mogok sekolah. 

Mereka protes dan menuntut sang kepala sekolah mundur dari jabatannya setelah diduga menampar seorang siswa yang ketahuan merokok.

"Sifatnya untuk menyelamatkan dunia pendidikan," lanjut Dini.

Setidaknya, situasinya kondusif setelah Dini dinonaktifkan sementara dari jabatannya sebagai kepala seklah.

Kini seluruh siswa masuk sekolah. Kegiatan belajar mengajar berjalan normal. 

"Alhamdulillah (siswa) sudah kembali (masuk sekolah)," ujar Dini.

Sementara itu Gubernur Banten Andra Soni menyebut penonaktifan Dini Fitria bukan sebagai hukuman.

"Sifatnya sementara. Bisa hari ini, bisa besok aktif kembali. Ini bukan hukuman," kata Andra.

Saling memaafkan

SALING MEMAAFKAN - Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, Bannten, Dini Fitria dan siswa yang ditamparnya saat merokok berinisial I akhirnya saling memaafkan. Momen ini terjadi setelah mereka dipertemukan oleh Gubernur Banten, Andra Soni di kantornya, Rabu (15/10/2025). Belum diketahui apakah laporan orang tua I akan dicabut atau tidak setelah adanya momen saling memaafkan tersebut.
SALING MEMAAFKAN - Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, Bannten, Dini Fitria dan siswa yang ditamparnya saat merokok berinisial I akhirnya saling memaafkan. Momen ini terjadi setelah mereka dipertemukan oleh Gubernur Banten, Andra Soni di kantornya, Rabu (15/10/2025). Belum diketahui apakah laporan orang tua I akan dicabut atau tidak setelah adanya momen saling memaafkan tersebut. (Tribun Banten/Muhammad Rifky Juliana)

Dini Fitria dan siswa berinisial I telah bertemu dan saling memaafkan.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas