5 Populer Regional: Akhir Kasus Kepsek SMAN 1 Cimarga Tampar Siswa - Nasib Anggota DPRD Ejek Pendemo
Berita populer regional dimulai dari akhir kasus Kepsek SMAN 1 Cimarga tampar siswa hingga nasib anggota DPRD ejek pendemo.
Penulis:
Endra Kurniawan
Editor:
Suci BangunDS
Ringkasan Berita:
- Populer regional merupakan berita yang paling banyak dibaca selama 24 jam terakhir
- Dimulai dari akhir kasus kepala SMAN 1 Cimarga tampar siswa yang kini damai
- Ada pula nasib dari nasib Anggota DPRD Gorontalo Utara ejek pendemo yang berujung klarifikasi
TRIBUNNEWS.COM - Berita populer regional dimulai dari akhir dari kasus Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga, Lebak, Banten, yang tampar siswanya.
Pemerintah Provinsi Banten mempertemukan pihak berkonflik antara Dini Fitria dengan siswanya I (17).
Dini Fitria sebelumnya menampar I lantaran kepergok merokok hingga kasus berbuntut panjang.
Kemudian ada nasib dari anggota DPRD Gorontalo Utara, Dheninda Chaerunnisa dituding mengejek demonstran saat terjadi unjuk rasa.
Usai viral, Dheninda telah meminta maaf dan memberikan klasifikasinya.
Ia membantah berniat mengejek para pendemo.
Berikut rangkuman berita populer regional selama 24 jam di Tribunnews.com:
1. Akhir Polemik Kepsek SMAN 1 Cimarga Tampar Siswa: Sudah Berdamai, Aktivitas Belajar Kembali Normal
Polemik Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, bernama Dini Fitria, yang diduga menampar siswa yang merokok, berakhir damai.
Siswa berinisial I (17), yang kini duduk di bangku kelas XII, diduga ditampar oleh Kepala SMA Negeri 1 Cimarga, Jumat (10/10/2025).
Siswa itu diduga ditampar oleh Kepsek SMAN 1 Cimarga lantaran kedapatan merokok di sekitar lingkungan sekolah, saat pihak sekolah mengadakan kegiatan Jumat bersih.
Kini I menyampaikan permintaan maaf kepada Dini Fitria, setelah peristiwa tersebut viral di media sosial.
Penyampaian permohonan maaf itu difasilitasi langsung oleh Gubernur Banten, Andra Soni, di ruang kerjanya di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Rabu (15/10/2025).
"Ibu, saya minta maaf karena sudah membuat kesalahan yang fatal," ucap I dengan nada penyesalan, Rabu, dilansir TribunBanten.com.
Dini Fitria juga menyampaikan permohonan maaf, dan harapan agar permasalahan tersebut menjadi pelajaran bagi semua pihak.
"Ibu maafkan, dan ibu juga minta maaf terkait kata-kata ibu."
"Semoga di hati kamu lukanya nanti hilang," ungkapnya.
2. Pria yang Dorong Lurah di Medan hingga Masuk Got Terancam Penjara, Dua Pihak Enggan Damai
Muhammad Fadli, seorang lurah di Kelurahan Perintis, Medan Timur, Kota Medan, Sumatra Utara, viral di media sosial.
Fadli viral setelah ia didorong warga hingga masuk got.
Kejadian tersebut pun terekam dalam sejumlah video yang diunggah oleh sejumlah akun media sosial.
Peristiwa itu, terjadi saat Fadli tengah melakukan penertiban polisi tidur di Lingkungan I, Jalan Madukoro, Kelurahan Perintis.
Fadli pun melaporkan apa yang dialaminya kepada polisi. Mawardi, warga yang mendorong Fadli hingga tercebur ke got, terancam dipenjara.
Hal tersebut dikonfirmasi Kapolsek Medan Timur Kompol Agus Manimbul Butarbutar.
Mengutip Tribun-Medan.com, pihaknya telah melakukan mediasi terhadap Mawardi alias Ardi dan Fadli.
Namun, kedua belah pihak tak sepakat untuk berdamai dan memilih melanjutkan ke proses hukum.
Pihak kepolisian juga tengah menunggu hasil visum dari RS Bhayangkara sebelum menahan pelaku.
"Saat ini A sudah diperiksa. Kita hanya menunggu hasil visum si Lurah Perintis dari Rumah Sakit Bhayangkara II Medan," ucap Kompol Agus.
Setelah visum keluar, pihak kepolisian akan menangkap Ardi.
"Pelaku A, akan kita tahan," katanya.
3. Kronologi dan Sosok Anak Guru Besar ITB Tewas Kecelakaan di Tol Cisumdawu, Mobilnya Hangus Terbakar
Muhammad Isthofain Mutaaliy (19) mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) Fakultas Ekonomi dan Bisnis jurusan Manajemen angkatan 2024 tewas dalam kecelakaan maut di Tol Cisumdawu pada Senin (13/10/2025) sekira pukul 11.30 WIB siang.
Terungkap juga Muhammad Isthofain Mutaaliy merupakan anak dari guru besar ITB, Prof Daryono.
Sosok Prof Daryono punya nama besar di kalangan sivitas akademik berbagai kampus.
Meski guru besar di ITB, Prof Daryono juga mengajar di beberapa universitas lainnya.
Prof Daryono dikenal sebagai guru besar di Sekolah Farmasi ITB khususnya memiliki keahlian di bidang Farmakokimia, molecular dan radiofarmasi.
Ia merupakan lulusan S1 ITB pada 1990. Lalu, ia menyelesaikan studi magister S2 di Keio University, Tokyo Jepang pada 1998.
Prof Daryono juga menyelesaikan studi S3 di Keio University, Tokyo Jepang pada 2001.
Selama menjadi dosen dan guru besar ITB, Profil Prof Daryono sudah mengeluarkan ratusan jurnal baik nasional maupun internasional.
Alhasil tewasnya Muhammad Isthofain Mutaaliy juga menjadi duka bagi keluarga civitas akademik.
Empat universitas yang memberikan ucapan berduka cita itu di antaranya, Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Syiah Kuala dan Universitas Muhammadiyah Malang.
Diketahui juga Muhammad Isthofain Mutaaliy merupakan warga Lembang, Kabupaten Bandung Barat yang baru pulang ke tanah air.
4. Detik-Detik Pria di Desa Amol TTU Bacok Istri, Ipar dan Ponakan hingga Menewaskan 3 Orang
Aksi pembacokan brutal terjadi di Desa Amol, Kecamatan Miomaffo Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Senin (13/10/2025) sekitar pukul 22.10 WITA.
Landelinus Kuabib (51) tega membacok empat anggota keluarganya di Dusun Usapi Toko, RT/RW 003/003, Desa Amol.
Pelaku membacok istrinya, iparnya (istri adik kandung pelaku), serta dua ponakan (anak dari iparnya tersebut).
Tiga korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu anak berusia 14 tahun berinisial LK mengalami luka berat pada kedua tangannya dan kini menjalani perawatan di RSUD Kefamenanu.
Ketiga korban tewas diketahui bernama: Kristina Nomawa (43); Emiliana Oetpah (53) dan Bernadeta Kuabib (8).
Jenazah para korban saat ini masih berada di ruang jenazah RSUD Kefamenanu untuk proses lebih lanjut.
Saksi mata Yasintus Talan (51) mengungkapkan, sekitar pukul 18.00 WITA, dirinya bersama pelaku dan sejumlah anggota keluarga sedang berada di sebuah rumah duka di Desa Amol.
Tak lama kemudian, ia menerima kabar bahwa pelaku terlibat cekcok dengan istrinya.
“Saya langsung ke lokasi. Saat tiba, saya lihat dua korban sudah terkapar bersimbah darah dan tak bernyawa,” ujar Yasintus, Selasa (14/10/2025).
5.Nasib Anggota DPRD yang Dituduh Cibir Pendemo, Dheninda Chaerunnisa Klarifikasi dan Deactive IG
Nasib Anggota DPRD Gorontalo Utara, Dheninda Chaerunnisa yang viral diduga cibir demonstran kini berujung klarifikasi.
Anggota Dewan muda dari Partai NasDem tersebut awalnya terekam mengeluarkan mimik wajah saat demonstran tengah berorasi.
Mimik wajah Dheninda Chaerunnisa dianggap warganet tengah mencibir atau mengejek orator.
Momen tersebut terjadi saat para Anggota Dewan tengah berbaris mendengarkan keluh kesah warga yang menyuarakan dugaan adanya calo PPPK paruh waktu di lingkungan pemerintah daerah.
Saat orasi berlangsung, ekspresi Dheninda berubah bak mengejek atau mencibir.
Video tersebut lantas beredar cepat di media sosial.
Dheninda Chaerunnisa pun menjadi sasaran amukan warganet.
Akun Instagram @dinychaerunnisa_ yang awalnya aktif bermedia sosial pun kini telah lenyap.
Tribunnews telah menelusuri akun bernama @dinychaerunnisa_ namun Instagram memunculkan kata 'Maaf, halaman ini tidak tersedia'.
Artinya akun dengan nama tersebut telah dihapus atau deactive sementara dari Instagram.
Muncul beberapa nama akun @dinychaerunnisa di platform tersebut namun diragukan keasliannya.
(Tribunnews.cm)
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.