Dheninda Chaerunnisa Bantah Ejek Pendemo: Saya Bingung Kenapa Bibir Bisa Semiring Itu?
Dheninda Chaerunnisa membantah mengejek pendemo saat unjuk rasa depan di depan Kantor DPRD Gorut pada Senin (13/10/2025) kemarin.
Penulis:
Endra Kurniawan
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
Ringkasan Berita:
- Dheninda Chaerunnisa dengan tegas dirinya tidak ada niatan mengejek pendemo
- Ia mengaku kala itu sedang merespons saat disapa oleh seorang karyawannya
- Dheninda Chaerunnisa kini telah meminta maaf atas kejadian tersebut
TRIBUNNEWS.COM - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara, Dheninda Chaerunnisa membantah mengejek pendemo saat unjuk rasa di depan Kantor DPRD Gorontalo Utara, pada Senin (13/10/2025) kemarin.
Video Dheninda sebelumnya viral karena terlihat memiringkan bibirnya di hadapan para pendemo.
Publik menilai sikap Dheninda tidak pantas karena dianggap mengejek serta tak menghargai massa aksi.
Ia mengungkap demo turut dihadiri orang-orang yang dikenalnya. Mereka bekerja di tempat milik orang tua Dheninda.
Saat demo berlangsung, salah satu di antaranya menyapa dengan memberikan isyarat tangan acungan jempol kepada Dheninda.
"Jadi waktu itu ada karyawan-karyawan saya muncul di situ. Dia memberikan gestur oke (acungan jempol) kayak maksudnya tenang aja kita ada di sini, kalau saya bisa bahasakan seperti ekspresinya dari mereka."
"Terus saya akhirnya balas dengan kayak gini (memiringkan bibir)," katanya, dikutip dari kanal YouTube Tribun Gorontalo, Kamis (16/10/2025).
Dheninda kemudian tidak menyangka potongan video tersebut tersebar hingga viral di media sosial.
Ia malah dituding mencibir masa yang sedang menggelar demo.
Dheninda menduga video tersebut tidak menutup kemungkinan diedit guna menyerang dirinya.
Baca juga: Harta Kekayaan Dheninda Chaerunnisa, Ketua Komisi DPRD Gorut Dituduh Ejek Demonstrans, Usia 23 Tahun
"Saya bingung juga kenapa sampai semiring itu bibir saya. Jujur saya sudah coba-coba di rumah, kok enggak bisa semiring itu ya makanya saya bilang ini video ini perlu saya telusuri lagi apa gimana-gimana gitu," tambahnya.
Meskipun demikian, Dheninda tetap menyampaikan permohonan maafnya.
"Makanya saya kalau pun ada emang ada orang-orang yang beranggapan atau berasumsi bahwa itu adalah bentuk cibiran, saya tetap dengan segala kerendahan hati saya, saya meminta maaf kalau pun dianggapnya seperti itu."
"Saya tetap meminta maaf. Mungkin saya salah, saya khilaf. Seharusnya tidak perlu ngode-ngode (memiringkan bibir. Karena saya tidak tahu bakal sampai segininya dipelintir," tambahnya.
Baca tanpa iklan