Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mahasiswa UNUD Bali dan Mahasiswi UIN Solo Tewas Setelah Jatuh dari Gedung Kuliah

Dua mahasiswa dari UNUD dan UIN Solo tewas jatuh dari gedung kampus dalam waktu berdekatan, dugaan masalah psikologis mencuat.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Mahasiswa UNUD Bali dan Mahasiswi UIN Solo Tewas Setelah Jatuh dari Gedung Kuliah
TribunStyle.com - Tribunnews.com
JASAD MANUSIA - Suasana duka menyelimuti dua kampus besar di Bali dan Solo. Dua mahasiswa dari UNUD dan UIN Raden Mas Said tewas tragis setelah jatuh dari gedung kuliah dalam waktu berdekatan. 

Mahasiswi UIN Solo Tewas

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UIN Raden Mas Said Surakarta, Dr Abdul Faishol menanggapi adanya insiden seorang mahasiswi nekat loncat dari rooftop gedung kampus, Jumat (17/10/2025).

Diketahui, mahasiswi UIN Raden Mas Said Surakarta ditemukan tergeletak tak sadarkan diri setelah loncat dari rooftop lantai 5 Gedung Laboratorium.

Aksi nekat tersebut dilakukan sekira pukul 10.00 WIB.

Kapolsek Kartasura, AKP Tugiyo menjelaskan, dari hasil olah TKP, korban murni melakukan aksi melompat dari lantai lima rooftop gedung menggunakan kursi berwarna hitam.

Menurutnya, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan atau dugaan keterlibatan orang lain.

“Dari hasil pemeriksaan di lokasi, tidak ada indikasi korban didorong atau dijatuhkan. Murni aksi bunuh diri."

Rekomendasi Untuk Anda

"Kursi yang digunakan korban juga sudah kami sita sebagai barang bukti,” jelasnya.

Korban masih hidup setelah jatuh dan langsung ditolong satpam kampus, kemudian dilarikan ke Rumah Sakit UNS. 

“Namun sekira 30 menit kemudian kami menerima informasi korban meninggal di rumah sakit,” jelas Kapolsek.

Seusai keterangan resminya, UIN Raden Mas Said telah memberikan penanganan medis dengan menyediakan ambulans untuk membawa mahasiswi yang bersangkutan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit UNS.

Selain itu, pihak kampus juga telah melakukan doa bersama untuk kesembuhan bagi mahasiswi yang bersangkutan.

Abdul Faishol mewakili UIN Raden Mas Said Surakarta turut prihatin dengan apa yang menimpa mahasiswi tersebut.

Dia mengatakan, mahasiswi yang bersangkutan telah menjalani pengobatan, perawatan psikologis, dan penanganan psikiater profesional dalam beberapa tahun terakhir hingga sebelum peristiwa terjadi.

Abdul Faishol menerangkan, mahasiswi bersangkutan diduga telah melakukan percobaan menyakiti diri sendiri di rumah saat dalam pengawasan keluarga.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas