Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Mahasiswi UIN Solo Curhat di Buletin Kampus sebelum Terjun dari Lantai 5: Kesunyian di Tengah Malam

Sebelum akhiri hidup, AP mahasiswi UIN Solo sempat curhat di buletin kampus tentang kondisi mentalnya yang bergejolak.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Nuryanti
zoom-in Mahasiswi UIN Solo Curhat di Buletin Kampus sebelum Terjun dari Lantai 5: Kesunyian di Tengah Malam
Tribun Solo/Anang Maruf
MAHASISWI AKHIRI HIDUP - Garis polisi dipasang di UIN Raden Mas Said Surakarta di Kartasura, Sukoharjo, Jumat (17/10/2025), yang menjadi tempat seorang mahasiswi tewas karena akhiri hidup. Sebelum akhiri hidup, AP mahasiswi UIN Solo sempat curhat di buletin kampus tentang kondisi mentalnya yang bergejolak. 

Ringkasan Berita:
  • Sebelum memutuskan mengakhiri hidupnya, AP sempat mencurahkan isi hatinya dalam sebuah buletin kampus. Buletin itu berjudul, "Kesunyian di Tengah Malam".

  • AP mengungkapkan dirinya tengah berjuang melawan kondisi mentalnya yang bergejolak.

TRIBUNNEWS.COM - Seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta, Jawa Tengah, berinisial AP meninggal dunia setelah terjun dari lantai lima gedung kampusnya, Jumat (17/10/2025).

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 10.00 WIB, saat kondisi Kampus UIN Solo dalam keadaan sepi.

Sebelum mengakhiri hidup, AP sempat mencurahkan isi hatinya dalam sebuah buletin kampus.

Buletin itu dibuat oleh forum diskusi mahasiswa di luar unit kegiatan mahasiswa (UKM).

AP membuat tulisan yang berjudul "Kesunyian di Tengah Malam".

Dalam tulisan itu, AP mengaku kondisi mentalnya sedang tidak baik-baik saja meski telah rutin meminum obat.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kondisiku kurang baik, bisa dibilang tidak baik. Aku berjuang menghadapi mentalku yang bergejolak terlalu kencang, walau sudah meminum obat sehari enam kapsul," bunyi tulisan awal dalam buletin tersebut, dikutip dari TribunSolo.com.

AP juga menjelaskan keadaannya yang mengalami gangguan tidur. Di mana waktu tidurnya bergantung pada obat yang ia konsumsi.

Kapolsek Kartasura, AKP Tugiyo mengatakan, korban melompat dari rooftop lantai lima menggunakan kursi berwarna hitam.

"Dari hasil olah TKP, korban murni melakukan aksi melompat dari lantai lima rooftop gedung menggunakan sebuah kursi berwarna hitam,” ujar Tugiyo, Jumat.

Tidak ditemukan adanya tanda kekerasan di tubuh korban maupun dugaan keterlibatan orang lain.

Baca juga: 4 Fakta Mahasiswi UIN RM Said Bunuh Diri Terjun dari Gedung: Gunakan Kursi, Jatuh di Mobil

Pihak kepolisian menyimpulkan AP meninggal dunia karena mengakhiri hidup.

“Dari hasil pemeriksaan di lokasi, tidak ada indikasi korban didorong atau dijatuhkan."

"Murni aksi bunuh diri. Kursi yang digunakan korban juga sudah kami amankan sebagai barang bukti,” jelasnya.

Dari keterangan sejumlah saksi, korban menderita penyakit bipolar, yang membuatnya kerap mengalami kecemasan dan kegelisahan ekstrem.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas