Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Penyebab Festival Lampion di Pantai Goa Cemara Bantul jadi 'Hujan Api', Ranting Pohon Terbakar

Festival Lampion Terbang Jogja di Pantai Goa Cemara ricuh saat lampion jatuh ke pohon dan tenda, memicu kebakaran kecil dan kepanikan pengunjung.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Penyebab Festival Lampion di Pantai Goa Cemara Bantul jadi 'Hujan Api', Ranting Pohon Terbakar
Tribunjogja.com/Yuwantoro Winduajie
FESTIVAL LAMPION - Ratusan lampion diterbangkan menghiasi langit malam di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah dalam acara Mahasanghadana Pabbajja Samanera Sementara pada Sabtu (23/12/2023). Festival lampion di Bantul akibatkan ranting pohon terbakar pada Sabtu (25/10/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Festival Lampion Terbang Jogja di Pantai Goa Cemara Bantul dihadiri 9.000 orang dan menerbangkan 3000 lampion.
  • Beberapa lampion jatuh ke pohon dan tenda makanan, memicu kebakaran kecil yang membuat pengunjung panik.
  • Panitia segera memadamkan api dan memastikan tidak ada korban jiwa.

TRIBUNNEWS.COM - Beredar viral video lampion jatuh ke ranting pohon dan tenda makanan di kawasan Pantai Goa Cemara, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Sebanyak 3.000 lampion diterbangkan dalam acara 'Festival Lampion Terbang Jogja' pada Sabtu (25/10/2025) malam.

Sekitar 9.000 pengunjung memadati acara dan menerbangkan lampion dengan cara satu lampion dipegang empat atau lima orang.

Banyak peserta dari luar daerah seperti Jakarta, Makassar bahkan Malaysia.

Lampion adalah sejenis lentera tradisional yang biasanya terbuat dari kertas, sutra, atau bahan ringan lainnya, dengan sumber cahaya ilin di dalamnya.

Awalnya, acara festival lampion tampak meriah namun suasana berubah saat lampion terbang ke arah pohon cemara.

Rekomendasi Untuk Anda

Hal tersebut mengakibatkan ranting pohon yang berada di dekat bibir pantai terbakar.

Lampion juga memercikkan api sehingga para pengunjung panik.

Tenda serta payung pedangang tak luput dari percikan api.

Panitia berupaya memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Kepala Seksi Promosi dan Pelayanan Informasi Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Adi, menyatakan tak ada korban jiwa akibat lampion gagal terbang.

Baca juga: Penjual Bakso Babi di Bantul Keberatan jika Dipasang Keterangan Non Halal, Takut Pendapatan Menurun

"Memang ada lampion yang mengenai pohon terus jatuh saat masih nyala," paparnya, dikutip dari TribunJogja.com.

Faktor yang mempengaruhi lampion gagal terbang yakni arah mata angin serta lampion belum menyala sempurna.

"Saat terbang belum sempurna terus jatuh karena perbedaan tekanan udara dan angin," imbuhnya.

Ia memastikan tidak ada area berbahaya yang terbakar.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas