Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Viral Gumpalan 'Awan' Hitam Melayang di Langit Subang, BMKG dan DLH Jabar Beri Penjelasan

Video yang memperlihatkan sebuah gumpalan hitam menyerupai awan di langit Subang, Jawa Barat, viral di media sosial.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Viral Gumpalan 'Awan' Hitam Melayang di Langit Subang, BMKG dan DLH Jabar Beri Penjelasan
Tribun Jabar/ Padna/arsip
GUMPALAN HITAM - Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Bandung, Teguh Rahayu. Rahayu menjelaskan mengenai fenomena gumpalan hitam yang melayang di langit Subang, Jawa Barat yang viral di medsos. 

Gumpalan Hitam Kemungkinan Berasal dari Aktivitas di Bumi

Rahayu menduga fenomena yang tampak berupa gumpalan hitam itu, kemungkinan berasal dari aktivitas di permukaan bumi. Seperti proses industri, reaksi kimia limbah, atau aktivitas manusia lainnya.

Sehingga, aktivitas itu menyebabkan terbentuknya busa atau material ringan yang kemudian terangkat oleh angin. 

"Namun, untuk memastikan sumber serta kandungan materialnya, disarankan agar dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh instansi terkait, seperti dinas Lingkungan hidup (DLH) atau BPBD setempat," ungkapnya.

Di sisi lain, BMKG Jabar terus memantau kondisi cuaca dan atmosfer di wilayah Subang dan memberikan dukungan jika diperlukan kajian lebih lanjut.

Kata DLH Jabar

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jawa Barat, Ai Saadiyah Dwidaningsih, mengungkapkan pihaknya belum menerima laporan resmi terkait kejadian gumpalan hitam yang jatuh di area Subang.

Meski demikian, Ai menegaskan Dinas LH Jabar segera menelusuri untuk memastikan asal muasal busa hitam itu. 

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami tindak lanjuti," katanya saat dihubungi melalui aplikasi pesan WhatsApp pada Selasa (28/10/2025), dilansir Kompas.com

Ai mengungkapkan, busa limbah dalam jumlah besar dapat terbang bila tertiup angin kencang, mengingat massa jenisnya yang ringan.

Jadi, mungkin gumpalan itu adalah busa.

"Bisa jadi kemungkinan ketika busa ditimbulkan ada angin bertiup cukup kuat sehingga bisa menerbangkan busa," lanjut Ai.

Baca juga: 5 Fakta Viral Penjual Bakso Babi di Bantul: Ada Sejak 1990, Susah usai Dipasang Spanduk Nonhalal

Jika terbukti ada industri yang lalai dalam pengelolaan limbah, Ai pun menegaskan pihaknya akan menjatuhkan sanksi sesuai ketentuan Permen LH 14/2024.

Sebagai langkah antisipasi, warga diimbau agar tidak menyentuh busa tersebut. Sebab, perlu dicek dan dibuktikan apakah betul mengandung bahaya atau B3, perlu uji laboratorium untuk membuktikannya.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Ramai soal Gumpalan Hitam Melayang di Subang, Begini Kata BMKG

(Tribunnews.com/Suci Bangun DS, TribunJabar.id/Muhamad Nandri Prilatama, Kompas.com)

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas