Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Suasana Terkini Jelang Sidang Paripurna DPRD Bahas Pemakzulan Bupati Pati

Ribuan polisi siaga, kawat berduri dipasang jelang sidang pemakzulan Bupati Pati Sudewo yang dijadwalkan usai salat Jumat.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Suasana Terkini Jelang Sidang Paripurna DPRD Bahas Pemakzulan Bupati Pati
Tribun Jateng/Mazka Hauzan Naufal
Polisi memasang kawat berduri di depan Gedung DPRD Pati jelang sidang paripurna pemakzulan Bupati Sudewo, Jumat (31/10/2025). 

Ringkasan Berita:
  • DPRD Pati gelar sidang paripurna pemakzulan Bupati Sudewo dengan pengamanan super ketat.
  • Polisi kerahkan 3.379 personel dan truk AWC, menutup akses ke Alun-alun serta Gedung DPRD.
  • Massa AMPB kawal sidang dengan damai, menumpuk 700 dus air mineral di depan posko mereka.
 

TRIBUNNEWS.COM - DPRD Kabupaten Pati akan menggelar sidang rapat paripurna pemakzulan Bupati Pati, Sudewo pada Jumat (31/10/2025) siang.

Pemakzulan Bupati Pati, Sudewo, adalah proses politik yang dilakukan oleh DPRD Kabupaten Pati untuk memberhentikan Sudewo dari jabatannya sebagai bupati melalui mekanisme hak angket. 

Suasana Jelang Sidang DPRD Pati

Berdasarkan pemantauan, aparat kepolisian memasang kawat berduri di Jalan Dr Wahidin.

Selain itu, Jalan DR Wahidin yang merupakan penghubung antara Kantor Bupati dan Gedung DPRD juga diblokade oleh polisi.

Armada dari kepolisian bersiaga di lokasi, termasuk truk Armoured Water Cannon (AWC).

Upaya pengamanan ekstra ini dilakukan oleh polisi jelang Rapat Paripurna Penyampaian Hasil Pansus Hak Angket Pemakzulan Bupati Pati Sudewo.

Rekomendasi Untuk Anda

Rapat paripurna diagendakan dilangsungkan siang ini, setelah salat Jumat.

Di lain pihak, Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), kelompok yang getol menyuarakan tuntutan pelengseran Sudewo, juga memasang "pagar dus air mineral" di depan posko mereka.

Koordinator AMPB, Teguh Istiyanto, mengatakan bahwa tumpukan dus air mineral tersebut merupakan bantuan dari masyarakat yang bersimpati untuk ikut mengawal proses Rapat Paripurna Pansus Hak Angket yang membahas pemakzulan Bupati Sudewo hari ini.

Dia menyebut, jumlah air mineral yang ditumpuk sekira 700 dus. 

"Kemarin dus air mineral kami tata di depan trotoar kantor bupati, tapi karena dipasang kawat berduri, kami pindahkan," kata Teguh.

Dia mengaku heran dengan adanya pemasangan kawat berduri.

Sebab, aksi AMPB hari ini bukan aksi demo.

Surat pemberitahuan yang pihaknya sampaikan adalah acara manakiban yang telah dilakukan pada Kamis malam, serta aksi hari ini untuk ikut mengawal dan mengamankan sidang paripurna DPRD.

"Tujuan kami supaya sidang paripurna berjalan lancar. Tapi mengapa tanggapan dari pihak kepolisian maupun kabupaten, seolah-olah kami mau demo, dan mereka mengerahkan personel dari seluruh wilayah Polda Jateng," ucap Teguh.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas