Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●
Jadwal Imsakiyah
Kamis, 05 Maret 2026 (15 Ramadan 1447 H)
Kota Jakarta
Imsak 04:33
Subuh 04:43
Zhuhr 12:08
‘Ashr 15:08
Maghrib 18:13
‘Isya’ 19:22

5 Fakta Mahasiswa di Sibolga Dikeroyok di Masjid hingga Tewas, Kasusnya Viral

Seorang mahasiswa bernama Arjuna Tamaraya (21) tewas di area Masjid Agung Sibolga, Sumatra Utara, karena dikeroyok oleh lima pria.

zoom-in 5 Fakta Mahasiswa di Sibolga Dikeroyok di Masjid hingga Tewas, Kasusnya Viral
Tribun Medan/Istimewa
PENGEROYOKAN DI MASJID - (Kiri) tiga pelaku pengeroyokan terhadap Arjuna Tamaraya (21) di area Masjid Agung Sibolga, Sumatra Utara, Jumat, (31/10/2025) dan (kanan) aksi pengeroyokan oleh pelaku. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang mahasiswa bernama Arjuna Tamaraya (21) tewas di area Masjid Agung Sibolga, Sumatra Utara, karena dikeroyok oleh lima pria, Jumat (31/10/2025), sekitar pukul 03.30 WIB.

Arjuna yang merupakan warga Kelurahan Kalangan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara, itu sempat dibawa warga ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Sibolga pada pagi harinya. Namun, nyawanya tidak tertolong.

Aksi pengeroyokan terekam oleh kamera CCTV dan videonya dibagikan oleh Wakil Ketua DPRD Sibolga DPRD Sibolga Jamil Zeb Tumori. Kasus pengeroyokan sadis itu viral di media sosial.

Berikut fakta-fakta pengeroyokan yang berujung pada tewasnya Arjuna.

1. Korban diseret dan dipukuli

Berdasarkan keterangan saksi dan pengecekan rekaman CCTV, Kasat Reskrim Polres Sibolga AKP Rustam Silaban mengatakan korban adalah seorang musafir yang ingin beristirahat di dalam masjid.

Seorang pelaku berinisial ZP Alias A (57) melarang korban tidur di masjid. Namun, korban tetap berniat beristirahat di sana.

Karena merasa tersinggung, ZP memanggil empat kawannya, dua di antaranya adalah HB alias K (46) dan SS alias J (40).

Para pelaku kemudian memukul dan menyeret tubuh korban keluar. Kepala korban terbentur di anak tangga masjid. Tak hanya itu, korban juga diinjak.

"Korban dipijak dan dilempar menggunakan buah kelapa oleh salah satu pelaku hingga mengalami luka parah di bagian kepala," kata AKP Rustam Silaban, Minggu (2/11/2025), dikutip dari Tribun Medan.

Korban lalu ditinggalkan pelaku di pinggir jalan. Beberapa jam kemudian korban ditemukan oleh orang yang sedang melintas.

Baca juga: Nasib Tragis Mahasiswa Tewas Dianiaya di Masjid Sibolga, Uang di Saku Diambil Pelaku

Setelah itu, para pelaku membiarkan begitu saja tubuh korban di tepi jalan dan beberapa jam kemudian tubuhnya ditemukan orang yang melintas.

Setelah melihat ada kerumunan orang lewat CCTV, marbot masjid yang bernama Alwis Janasfin Pasaribu (23) segera menuju ke ke lokasi.

Korban lalu dilarikan ke RSUD Dr. F.L. Tobing Sibolga. Namun, korban dinyatakan tewas pukul 05.55 WIB.

2. Keluarga menuntut keadilan

Rida Chaniago selaku pihak keluarga memohon Polres Sibolga dan Wakil Ketua DPRD Sibolga, Jamil Zeb Tumori agar membantu menyelidiki kasus penganiayaan itu hingga tuntas.

"Perihal anak kemenakan kami yang telah dikeroyok. Mohon bantuannya, mereka telah mengambil nyawa anak kami di tangan mereka yang tidak punya perikemanusiaan," kata Rida.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas