Beda Keterangan Ayah dan Anak Pemilik Warung Bakso Diduga Nonhalal di Solo, Hasil Lab Jadi Kunci
Ada beda keterangan antara ayah dan anak pemilik warung Bakso Remaja Gading, di Kota Solo terkait bahan nonhalal.
Penulis:
Nanda Lusiana Saputri
Editor:
Febri Prasetyo
"Padahal semua bahan kami halal, tidak ada yang pakai babi atau semacamnya. Kami semua juga muslim,” ucap Laura, Senin, dikutip dari TribunSolo.com.
Ia berjanji akan melakukan klarifikasi melalui media sosial apabila hasil uji laboratorium yang dilakukan petugas keluar pada Jumat (7/11/2025) mendatang.
“Untuk hasil labnya belum keluar. Kalau sudah keluar, kira-kira Jumat, kami akan klarifikasi di Instagram,” lanjutnya.
Laura pun berharap hasil uji laboratorium segera keluar ia dapat segera memberikan klarifikasi dan mengembalikan kepercayaan pelanggan.
“Harapannya hasil lab segera keluar, jadi kami bisa klarifikasi ke masyarakat dan pelanggan agar kepercayaan bisa tumbuh lagi,” tandasnya.
Hasil ini juga sekaligus akan membuktikan keterangan mana yang benar, ayah atau anak pemilik warung Bakso Remaja Gading.
Tutup Sementara
Setelah warung bakso tersebut menjadi sorotan, Satpol PP Kota Solo menyarankan penutupan sementara.
Anjuran itu berlaku mulai Senin malam. Namun, Laura memutuskan menutup warung baksonya lebih awal, yakni Senin siang.
Baca juga: Awal Mula Warga Geruduk Warung Bakso Diduga Nonhalal di Solo hingga Klarifikasi Pemilik
"Sebenarnya tadi pagi itu diminta tutupnya nanti malam saja, untuk menghabiskan stok," ujar Laura saat ditemui di lokasi.
Keputusan itu ia ambil setelah sejumlah warga mendatangi tempat usahanya.
Mereka meminta klarifikasi terkait dugaan penggunaan bahan baku nonhalal dalam produk dagangannya.
"Tapi karena kelihatannya nggak kondusif, ya sudah kita tutupnya sekarang aja, takut ada sesuatu (terjadi)," katanya.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Viral Warung Bakso Remaja Non Halal di Solo, Disebut di Kawasan Joyosuran
(Tribunnews.com/Nanda Lusiana, TribunSolo.com/Andreas Chris Febrianto)