Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Fakta Aksi Bully di SMPN 1 Blora, Kepala Sekolah Minta Maaf hingga Puluhan Siswa Dipanggil Polisi

Inilah sejumlah fakta yang dirangkum Tribunnews.com, terkait aksi bullying yang terjadi di SMPN 1 Blora, Jawa Tengah

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Fakta Aksi Bully di SMPN 1 Blora, Kepala Sekolah Minta Maaf hingga Puluhan Siswa Dipanggil Polisi
KOMPAS.COM/ARIA RUSTA YULI PRADANA
AKSI PERUNDUNGAN DI BLORA Para siswa yang diduga terlibat aksi perundungan diperiksa polisi di Mapolsek Blora, Jawa Tengah, Senin (10/11/2025). Inilah sejumlah fakta yang dirangkum Tribunnews.com, terkait aksi bullying yang terjadi di SMPN 1 Blora, Jawa Tengah 

Ringkasan Berita:
  • Kepala SMPN 1 Blora minta maaf setelah terjadi aksi perundungan di lingkungan sekolah
  • Diduga kasus perundungan ini bermula dari adanya salah paham
  • Puluhan siswa pun dipanggil polisi untuk dimintai keterangan dan mendapat bimbingan dari Polsek Blora

TRIBUNNEWS.COM - SMPN 1 Blora Jawa Tengah jadi bahan perbincangan di media sosial setelah video aksi perundungan atau bullying yang melibatkan siswanya viral.

Dalam video singkat yang beredar, nampak seorang siswa yang memakai seragam olahraga dipukuli berkali-kali oleh siswa yang memakai seragam pramuka.

Nampak korban berusaha melindungi kepalanya dari pukulan pelaku.

Aksi tersebut juga disaksikan oleh sejumlah siswa berseragam pramuka lainnya yang hanya menonton tanpa memisah keduanya.

Bahkan, sejumlah siswa terekam melakukan provokasi terhadap aksi tersebut.

Kepala SMPN 1 Blora pun meminta maaf atas apa yang terjadi dan kini pihak sekolah telah memediasi dua belah pihak.

Rekomendasi Untuk Anda

Sejumlah siswa juga dipanggil ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.

Berikut sejumlah fakta soal aksi perundungan yang terjadi di SMPN 1 Blora:

1. Kepala Sekolah Minta Maaf

Kepala SMPN 1 Blora, Ainur Rofiq pun meminta maaf kepada semua pihak dan berjanji akan melakukan pendampingan terhadap korban.

"Saya mohon maaf sebagai pimpinan di SMP N 1 Blora, atas terjadinya peristiwa seperti itu. Saya sekali lagi mohon maaf,"

"Kemarin saya juga sudah membesarkan hatinya (korban) untuk tetap sekolah. Saya jamin keamanannya."

"Kami sudah koordinasi dengan dinas sosial dan dinas sosial sudah menyatakan siap untuk memberikan pendampingan," ujarnya dikutip dari TribunJateng.com.

Baca juga: Kepala SMPN 1 Blora Ngaku Kecolongan, Terjadi Aksi Bullying hingga Penggunaan HP di Sekolah

2. Motif Salah Paham

Ia menuturkan bahwa aksi perundungan tersebut bermula dari kesalahpahaman.

Namun, ada oknum kakak kelas yang melakukan provokasi hingga terjadi aksi pemukulan.

"Menurut keterangan yang kami himpun, itu asalnya adalah kesalahpahaman, tetapi sebenarnya itu sudah selesai."

"Hanya saja ada oknum dari teman-teman yang istilahnya memprovokasi atau ngompori," jelasnya.

3. Sekolah Lakukan Mediasi

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas