Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Herman Deru Tekankan APBD Sumsel 2026 Fokus pada Ketahanan Ekonomi dan Pembangunan Berkelanjutan

Gubernur Sumsel Herman Deru menyampaikan arah kebijakan dan keuangan daerah tahun 2026 adalah ketahanan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Content Writer
zoom-in Herman Deru Tekankan APBD Sumsel 2026 Fokus pada Ketahanan Ekonomi dan Pembangunan Berkelanjutan
Istimewa
APBD SUMSEL 2026 - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menyampaikan arah kebijakan pembangunan dan keuangan daerah tahun 2026 dalam Rapat Paripurna XXV dan XXVI DPRD Sumsel, Rabu (12/11/2025). Ia menekankan APBD Sumsel 2026 akan berfokus pada ketahanan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan. 

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menyampaikan arah kebijakan pembangunan dan keuangan daerah tahun 2026 adalah ketahanan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan.

Hal itu dijelaskan dalam Rapat Paripurna XXV dan XXVI DPRD Sumsel, Rabu (12/11/2025). Penandatanganan Nota Kesepakatan KUA-PPAS antara Pemprov dan DPRD menjadi tonggak penting dalam menjaga kesinambungan pembangunan berkelanjutan.

Dalam paparannya, Herman Deru menjelaskan bahwa Rancangan APBD 2026 disusun berdasarkan tema “Pemantapan Pemerataan Kesejahteraan dan Pembangunan yang Berkelanjutan Melalui Penguatan Ketahanan Pangan, Energi, serta Ekonomi yang Produktif dan Inklusif.”

Ia menegaskan bahwa komposisi anggaran tahun 2026 masih difokuskan pada belanja wajib pelayanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

“Tiga sektor ini menjadi fondasi kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Sumatera Selatan,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Sumsel juga menargetkan Pendapatan Daerah sebesar Rp9,63 triliun, sementara Belanja Daerah direncanakan Rp9,74 triliun.

Anggaran tersebut difokuskan untuk kegiatan yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, dengan prinsip efisiensi dan akuntabilitas tinggi.

Rekomendasi Untuk Anda

Herman Deru menilai, kondisi ekonomi makro yang menantang menuntut kebijakan anggaran yang adaptif dan terukur.

“Kita harus memastikan pertumbuhan ekonomi daerah tetap stabil, meski dalam dinamika nasional dan global yang berubah cepat,” katanya.

Ia menambahkan, kebijakan belanja diarahkan untuk meningkatkan produktivitas ekonomi daerah, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong daya saing UMKM dan sektor pertanian.

“Sumsel memiliki potensi besar, dan APBD adalah alat strategis untuk memaksimalkan potensi itu,” tegasnya.

Gubernur juga menekankan pentingnya pengelolaan APBD yang transparan dan berbasis hasil. Ia mengingatkan agar setiap OPD berorientasi pada output dan outcome yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie menyampaikan bahwa kerja sama yang harmonis antara legislatif dan eksekutif adalah kunci keberhasilan perencanaan anggaran.

“Kami di DPRD mendukung penuh arah kebijakan yang pro rakyat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Rancangan APBD 2026, lanjut Herman Deru, disusun dengan memperhatikan kemampuan keuangan daerah dan target pembangunan jangka menengah. Penerimaan Pembiayaan Daerah diproyeksikan sebesar Rp 108,49 miliar, dengan pengeluaran pembiayaan nihil pada tahun tersebut.

Baca juga: Gubernur Sumsel Herman Deru Tekankan Semangat Pengabdian Wujud Maknai Hari Pahlawan

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas