Temuan Cacing Tanah di Menu Telur Orak Arik MBG Siswa SMAN 6 Medan
Heboh temuan cacing tanah di menu MBG siswa SMAN 6 Medan, cacing itu masih hidup ada di menu telur.
Editor:
Theresia Felisiani
Ringkasan Berita:
- Temuan kasus viral dalam Makan Bergisi Gratis (MBG) makin beragam.
- Kali ini terjadi di Medan, ada cacing tanah hidup.
- Cacing tanah ini ada di menu telur dalam MBG siswa SMAN 6 Medan
TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Beredar foto penampakan cacing tanah hidup di Makan Bergizi Gratis (MBG).
Tampak cacing itu ada dalam menu orak arik telur di menu MBG siswa SMAN 6 Medan.
Peristiwa ini menambah panjang daftar temuan MBG viral di berbagai daerah.
Sebelumnya viral juga temuan ulat hingga serpihan kaca dalam menu MBG.
Peristiwa temuan kaca terjadi di SMAN 4 Batam pada September 2025.
Pecahan kaca diduga dari tutup teflon dapur sekolah yang pecah saat memasak.
Baca juga: Janji Dibereskan Pekan Ini, Kepala BGN Pastikan Gaji Petugas MBG Tak akan Telat Lagi
Merespsons temuan cacing tanah itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga meminta seluruh sekolah untuk perketat pengawasan masuknya Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Dikatakan Alex, saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional Wilayah 1 serta pihak sekolah atas kronologi kejadian tersebut.
"Kami sudah koordinasi dengan pihak sekolah dan BGN untuk kasus (temuan cacing tanah) di menu MBG SMAN 6 . Kami minta pihak sekolah perketat pengawasan agar tidak terulang," jelasnya, Jumat (14/11/2025).
Baca juga: Komisi IX DPR Ingatkan Dapur MBG Jangan Dimonopoli Pemodal Besar
Namun Alex belum dapat menceritakan kronologi kejadian secara rinci.
Tetapi, dipastikannya, hanya satu siswa saja mendapat menu MBG yang didalamnya terdapat cacing tanah.
"Saat ini kami masih cek prosesnya seperti apa apakah ini kejadiannya setelah sampai di sekolah, dalam perjalanan menuju sekolah atau pada proses SPPG nya. Tapi hanya satu siswa saja (siswa yang mendapat menu MBG yang ada cacing tanahnya)," tuturnya.
Dikatakannya, sampel makanan tesebut pun sudah dibawa ke laboratorium BPOM dan Dinkes Sumut.
"Nanti kalau sudah ada hasil pemeriksaan kita sampaikan. Karena cuma satu yang kena. Dan itu belum sempat dimakan masih dilihag dan buka saja oleh siswa kelas 11 tersebut," jelasnya.
Baca tanpa iklan