Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kronologi Mahasiswa di Medan Dibunuh Teman SMP, Sempat Main Biliar dan Hisap Ganja

Mahasiswa UMA Bonio Raja Gadjah (19) tewas dibunuh teman masa kecilnya di Patumbak, Deli Serdang. Pelaku ditangkap polisi usai kabur ke Tanjung Balai.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Kronologi Mahasiswa di Medan Dibunuh Teman SMP, Sempat Main Biliar dan Hisap Ganja
TribunMedan.com
MAHASISWA DIBUNUH - Kapolrestabes Medan, Kombes Jean Calvijn Simanjuntak, menggelar konferensi pers pada Rabu (19/11/2025) terkait kasus pembunuhan mahasiswa UMA Medan, Bonio Raja Gadja. Ia menjelaskan bahwa motif pelaku melakukan aksi keji tersebut adalah karena terlilit utang dan cicilan sepeda motor. 

"Kurang lebih 2 jam di situlah terjadi aksi pembunuhan tersebut," imbuhnya.

Tersangka mengambil barang berharga korban seperti sepeda motor, handphone dan dompet.

"Kemudian secara dirasa sudah aman, pelaku kemudian mengambil satu unit sepeda motor Honda Vario serta membawa alat-alat bukti meninggalkan lokasi dan sebelum meninggalkan lokasi pelaku menutup gerbang rumah korban," tandasnya.

Kasus pembunuhan terungkap setelah kakak korban menemukan jasad keesokan harinya.

Setelah dilakukan penyelidikan, tersangka dapat ditangkap tanpa perlawanan.

"Motifnya, tersangka memiliki tanggung jawab cicilan motor. Sehingga dia mengambil pilihan melakukan pembunuhan dan pencurian," jelasnya.

Baca juga: Buruh Bangunan Tega Bunuh Istri Pegawai Pajak di Manokwari, Pernah Kerja di Rumah Korban

Kata Ayah Korban

Sebelumnya, ayah korban, Johar, menjelaskan komunikasi terakhir dengan Bonio pada Rabu (12/11/2025).

Rekomendasi Untuk Anda

Bonio sempat mengirim pesan ucapan selamat hari ayah yang menjadi pesan terakhir korban.

"Hari Rabu. Kebetulan pada hari Rabu dia mengucapkan selamat hari ayah. Dibuatnya kalimat yang sangat menyentuh," bebernya.

Pada Kamis (13/11/2025), Johar berupaya menghubungi Bonio namun handphonenya tak aktif.

"Kejadiannya hari Kamis, mulai gak ada lagi telepon. Kita chat dia gak membalas lagi. Kebetulan saya mau mengirimkan uang kuliahnya gak dibalas," sambungnya.

Ia kemudian meminta Diva melihat kondisi Bonio karena khawatir.

Saat Diva tiba di rumah, kondisinya berantakan dan jasad berada di kamar.

"Kebetulan, anak saya yang di Medan ini melihat, ternyata di dalam rumah berserakan darah," imbuhnya.

Sebagian artikel telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Sebelum Dibunuh, Mahasiswa UMA Medan dan Pelaku Sempat Isap Ganja Bareng

(Tribunnews.com/Mohay) (TribunMedan.com/Fredy Santoso)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas