Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kronologi Pria Bunuh Guru SMP di OKU, Awalnya Cekcok dengan Istri

SF (27), guru PPPK di SMPN 46 Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Kronologi Pria Bunuh Guru SMP di OKU, Awalnya Cekcok dengan Istri
Facebook Sripoku
PEMBUNUH GURU - Riko Irawan (29) dihadirkan dalam rilis tersangka di Mapolres OKU, Jumat (21/11/2025). Riko adalah pembunuh SF (27) guru PPPK di SMPN 46 OKU yang ditemukan tewas dengan kondisi mulut, tangan, kaki terikat. 

Ringkasan Berita:
  • SF (27), guru PPPK di SMPN 46 Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), ditemukan meninggal dunia.
  • Korban ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya, Desa Suka Pindah, Kabupaten OKU pada Rabu (19/11/2025) malam.
  • Tersangka yang bernama Riko Irawan alias Iwan (29) tega menghabisi nyawa korban karena panik saat kepergok bersembunyi di kosan korban setelah cekcok dengan istrinya.

TRIBUNNEWS.COM - SF (27), guru PPPK di SMPN 46 Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), ditemukan meninggal dunia.

Korban ditemukan tewas di kamar kosnya, Desa Suka Pindah, Kabupaten OKU, pada Rabu (19/11/2025) malam.

Suka Pindah adalah salah satu desa di Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya, OKU. Wilayah tersebut, berjarak 6 Km dari pusat kecamatan dan 67 Km dari ibukota kabupaten.

Dilansir TribunSumsel.com, ketika ditemukan, jasad korban dalam kondisi mulut, tangan, serta kakinya terikat.

Tersangka yang bernama Riko Irawan alias Iwan (29) tega menghabisi nyawa korban karena panik saat kepergok bersembunyi di kosan korban setelah cekcok dengan istrinya. 

Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo mengatakan, kejadian itu berawal pada Selasa (18/11/2025) sekitar pukul 19.20 WIB. 

Rekomendasi Untuk Anda

Saat itu, tersangka memilih keluar dari kosan karena ribut dengan istrinya.

"Tersangka lalu memilih menginap di kamar kosong yang berada persis di sebelah kosan korban," ujarnya dalam rilis tersangka di Mapolres OKU, Jumat (21/11/2025). 

Pada malam itu, korban mendengar ada suara seperti orang batuk dari kamar kosong di sebelahnya. 

Korban yang merasa cemas kemudian menelepon pemilik kos dan melaporkannya.

Pada Rabu keesokan harinya, pemilik kosan datang untuk mencari tahu sumber suara yang dilaporkan korban. Sementara itu, korban pergi mengajar seperti biasa.

"Mengetahui kedatangan pemilik kosan, pelaku panik dan bergegas lari lalu masuk ke kosan korban dengan cara menyelinap lewat plafon," jelasnya. 

Baca juga: Sosok Pelaku Pembunuhan Guru SMP di OKU Sumsel, Jasad Ditemukan Terikat di Kamar Kos

Pada siang hari, sekitar pukul 13.00 WIB, korban pulang ke kos setelah mengajar.

Guru muda itu sontak berteriak "maling, tolong!" saat melihat keberadaan tersangka di kos.

Tersangka yang panik lantas membekap mulut korban dan mendorongnya hingga roboh ke kasur.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas