Dugaan Polisi Peras Polisi di Sumatra Utara, Ini Jawaban Polda Sumut
Dua terduga pelaku adalah pejabat utama Polda Sumut yakni Kombes JM dan Kompol AC
Editor:
Erik S
Sebab, setiap perwira harus mendapatkan surat keterangan hasil penelitian dan pengujian (SKHP) yang ditandatangani Kabid Propam Kombes Julihan Muntaha.
Dalam postingan lanjutan, ada juga dugaan pemerasan kepada personel Ditreskrimsus Polda Sumut modus nanam jagung.
Kemudian, diduga memeras 3 Kasat di Polresta Deli Serdang, Kanit dan Kapolsek. Lalu, Kapolres Serdang Bedagai AKBP Jhon Sitepu ditulis diperas Rp100 juta gara-gara beberapa tahanan kabur.
Selanjutnya, tebang pilih kasus personel Ditresnarkoba Polda Sumut jual sabu seberat 1 kilogram. Dalam kasus ini yang diproses hanya 1 personel, sedangkan yang lain tidak.
Baca juga: KPK Dalami Praktik Pemerasan TKA di Kemnaker Era Menteri Hanif Dhakiri
Selain itu, Kabid Propam Polda Sumut Kombes Julihan Muntaha dan Kasubbid Paminal Propam Polda Sumut Kompol Agustinus Chandra ditulis kerap mabuk-mabukan di tempat hiburan malam.
Jawaban Polda
Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Sumut Kombes Nanang Masbudi mengatakan mendapatkan perintah dari Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto mengusut tudingan tersebut.
Ia menyebut pihaknya merespons cepat dengan membentuk tim guna memverifikasi informasi yang diposting akun anonim itu.
"Auditnya adalah bid propam untuk mengklarifikasi dan memverifikasi berita yang terdapat dalam. Ini tentunya bagian daripada transparansi dan akuntabilitas publik dalam melaksanakan audit kinerja dalam menyikapi berita yang viral ini,"kata Irwasda Polda Sumut Kombes Nanang Masbudi, Senin (24/11).
Meski akan memverifikasi, Kombes Nanang belum mengungkap siapa saja diduga korban-korban dugaan pemerasan Kombes JM dan Kompol AC yang sudah diperiksa.
Ia menyebut pihaknya akan transparan memeriksa kebenaran dugaan pungutan liar (Pungli) dan pemerasan modus mencari-cari kesalahan personel untuk dimintai uangnya.
"Ada yang diperiksa, yang sudah kami periksa terhadap materi yang ada dalam akun tersebut, nanti akan kami sampaikan hasil daripada keseluruhan hasil daripada audit dengan tujuan tertentu yang kami lakukan ini. Masih berjalan."bebernya.
Akan Diklarifikasi
Nanang mengatakan belum akan memeriksa Kombes JM dan Kompol AC. Keduanya akan diperiksa belakangan, setelah para terduga korban terdahulu.
"Pasti nanti nanti akan kami lakukan klarifikasi daripada yang bersangkutan,"katanya.
"Kalau dari audit tertentu rekomendasi nya itulah yang akan kami laksanakan daripada hasil audit dengan tujuan tertentu, ini harus fakta apa yang kami temukan itulah akan kami tindaklanjuti. Sekali lagi ini adalah akun fake, tapi sebagai respons cepat perintah dan petunjuk dari bapak kapolda untuk menerjunkan inspektorat pengawasan daerah sumut untuk melakukan audit dengan tujuan tertentu atas obrik bid propam polda sumut,"sambungnya.
Penulis: Haikal Faried Hermawan
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Polda Sumut Bentuk Tim Usut Dugaan 2 Polisi Peras Polisi
Sejumlah Perwira Polisi Diduga Jadi Korban Pemerasan
Baca tanpa iklan