Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

OTK Tikam dan Bakar Korban di Nganjuk: Dua Orang Tewas dan Satu Kritis

Dua nyawa melayang, satu kritis. Sebuah kamar kos di Nganjuk berubah jadi lokasi tragedi berdarah dan kebakaran. Polisi kini memburu pelaku

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in OTK Tikam dan Bakar Korban di Nganjuk:  Dua Orang Tewas dan Satu Kritis
TribunJatim.com/Danendra Kusuma
PEMBUNUHAN KAMAR KOS - Suasana indekos di Jalan Monginsidi, Kelurahan Payaman, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, begitu sepi pasca insiden pembunuhan, Rabu (26/11/2025). Dalam insiden itu, dilaporkan dua orang meninggal dunia dan satu luka kritis. (TribunJatim.com/Danendra Kusuma) 

Ringkasan Berita:
  • Peristiwa pembunuhan terjadi di kamar kos Jalan Monginsidi, Nganjuk, menewaskan ibu dan anak, serta satu korban lain kritis. 
  • Pelaku diduga pria tak dikenal yang menikam para korban lalu membakar kamar kos. 
  • Polisi telah olah TKP, memeriksa saksi, dan mendalami kasus.
 

TRIBUNNEWS.COM, NGANJUK - Dua perempuan yang merupakan ibu dan anak ditemukan tewas dalam kamar kos di Jalan Monginsidi, Kelurahan Payaman, Kecamatan Nganjuk, Rabu (26/11/2025). 

Satu anggota keluarga lainnya kritis dan dilarikan ke rumah sakit.

Mereka diduga menjadi korban penikaman oleh pria tak dikenal yang kemudian membakar kamar kos sebelum melarikan diri.

Peristiwa ini terjadi di sebuah kamar indekos yang berada di kawasan pemukiman warga.

Kobaran api terlihat melalap sebagian ruangan hingga menyisakan puing hangus di depan pintu kamar.

Garis polisi telah terpasang menutup akses menuju lokasi.

Rekomendasi Untuk Anda

Korban diketahui bernama Elvy Nurhayati (41) dan Ellinda Jelsa Ika Eldianti (22), keduanya meninggal dunia di tempat kejadian.

Baca juga: Sosok Junaido, ASN TNI Pelaku Penikaman Tewaskan Sang Keponakan Bripka Abdul Salman

Sementara ED (18) mengalami luka berat dan kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Ketiganya merupakan satu keluarga yang tinggal sementara di kamar kos tersebut.

Seorang saksi bernama Supinah (75) yang tinggal bersebelahan dengan kamar korban mengaku terbangun setelah mendengar keributan dari luar.

Ia melihat warga berlarian dan panik, sementara api mulai membesar.

Namun ia memilih tetap di dalam rumah karena takut keluar dan belum mengetahui apa yang terjadi saat itu.

Bersamaan dengan kejadian ini, sebuah video berdurasi 35 detik yang merekam warga berupaya memadamkan kobaran api viral di Facebook.

Video tersebut sudah ditonton sekitar 83 ribu kali, mendapat 463 like, dan 255 komentar.

Dalam unggahan itu, pengunggah menyertakan tulisan: “pelaku membunuh dengan menusuk dan membakar 3 korban.”

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas