Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Dicintai Warga, Ini 3 Cara Iptu Rudi Bangun Kepercayaan Saat Pimpin Polsek Ujung Loe

Kapolsek Ujung Loe Iptu Rudi mendapat apresiasi warga. Ini tiga langkah kepemimpinan yang membuatnya dipercaya dan dicintai masyarakat.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Dicintai Warga, Ini 3 Cara Iptu Rudi Bangun Kepercayaan Saat Pimpin Polsek Ujung Loe
Humas Polri
VIRAL DI MEDSOS - Kapolsek Ujung Loe Iptu Rudi mendapat apresiasi warga. Ini tiga langkah kepemimpinan yang membuatnya dipercaya dan dicintai masyarakat. 

TRIBUNNEWS.COM – Sosok Kapolsek Ujung Loe, Iptu Rudi Adri Purwanto, kembali menjadi sorotan publik. Videonya yang di-prank warga hingga dirayakan ulang tahunnya viral di media sosial dan memantik apresiasi dari jajaran pimpinan Polri.

Saat berbagi pengalaman dengan peserta didik Sekolah Inspektur Polisi (SIP) di Setukpa Lemdiklat Polri, Sukabumi, Jawa Barat, Iptu Rudi memaparkan tiga hal utama yang selama ini ia pegang saat memimpin Polsek Ujung Loe.

Meski dikenal dekat dengan masyarakat, Iptu Rudi mengaku dirinya tidak berasal dari latar belakang yang identik dengan sifat humanis.

“Sebetulnya saya bukan orang yang humanis. Kami dari reserse jatanras, reserse narkotika. Latar belakangnya keras,” ujarnya.

Namun, tiga langkah konsisten yang ia terapkan membuatnya dipercaya sekaligus dicintai warga.

Baca juga: Wujudkan Keamanan Global, 7 Atase Polisi Negara Sahabat Hadiri Apel Kasatwil Polri

1. Selalu Hadir dan Memimpin Apel Pagi

Iptu Rudi menekankan pentingnya kehadiran langsung di tengah anggota. Hal itu ia lakukan melalui apel pagi yang selalu ia pimpin sendiri.

“Pagi jam 07.30 saya ambil apel. Saya pasti pimpin apel pagi, kecuali ada kegiatan yang mengharuskan saya ke polres,” katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Apel pagi menjadi momen untuk memberikan pengarahan, memotivasi, dan memastikan anggota bekerja secara profesional.

2. Wajib Hadir di Setiap Kegiatan Warga dan Instansi

Menurut Iptu Rudi, kepercayaan masyarakat adalah fondasi utama tugas kepolisian. Karena itu, ia menjadikan kehadiran di berbagai kegiatan sebagai kewajiban.

“Keberhasilan kita ditunjang adanya kepercayaan masyarakat. Yang pertama harus rajin berkunjung,” tegasnya.

Ia juga aktif ‘jemput bola’, termasuk dalam penanganan ODGJ, dengan berkoordinasi bersama puskesmas dan dinas sosial.

3. Membina dan Mengawal Kinerja Anggota

Bagi Iptu Rudi, kesalahan anggota adalah tanggung jawab pimpinan. Ia memilih pendekatan pembinaan daripada hanya mengawasi.

“Kepada anggota kita lakukan pembinaan, kontrol. Apa pun yang anggota lakukan itu kesalahan di pimpinan. Saya tanggung jawab,” tegasnya.

Ia bahkan menolak menggunakan fasilitas dinas, seperti mobil patroli, untuk kepentingan pribadi.

“Saya tidak pernah memakai mobil patroli untuk kegiatan sehari-hari. Mobil dinas digunakan untuk melayani masyarakat.”

Apresiasi dari Pimpinan Polri

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menyampaikan terima kasih kepada seluruh perwira di kewilayahan yang menjadi garda terdepan pelayanan publik.

“Terima kasih kepada seluruh perwira yang menjadi garda terdepan pelayanan dengan tulus, semangat, dan pengabdian,” ujarnya.

Komjen Dedi menambahkan bahwa Polri membutuhkan pemimpin yang responsif, komunikatif, dan dekat dengan masyarakat, bukan hanya kuat secara taktis.

Baca juga: Kisah Iptu Andi Sriulva, Polwan Anti Korupsi Peraih Hoegeng Awards 2025

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas