Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Profil Erlangga Satriagung, Direktur PT Widya Satria Surabaya, Ponsel Disita KPK Buntut Kasus Sugiri

KPK menyita ponsel Direktur PT WSS, Erlangga Satriagung, buntut kasus Bupati Ponorogo nonaktif, Sugiri Sancoko.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Profil Erlangga Satriagung, Direktur PT Widya Satria Surabaya, Ponsel Disita KPK Buntut Kasus Sugiri
Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama
KASUS KORUPSI BUPATI PONOROGO - Foto Bupati Ponorogo nonaktif, Sugiri Sancoko, saat dihadirkan KPK ketika konferensi pers penetapan tersangka, Minggu (9/11/2025) dini hari (kiri). Direktur PT Widya Satria Surabaya (PT WSS), Erlangga Satriagung, ditemui awak media, Rabu (26/11/2025). Kantor PT WSS digeledah KPK buntut kasus Sugiri. (Kolase Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama, Surya.co.id/Luhur Pambudi) 

Ringkasan Berita:
  • KPK menggeledah kantor perusahaan kontraktor di Surabaya terkait proyek Monumen Reog di Ponorogo.
  • Penggeledahan ini sebagai pengembangan dari kasus dugaan korupsi yang melibatkan Sugiri Sancoko.
  • Sugiri, Bupati Ponorogo nonaktif, telah menjadi tersangka dalam tiga klaster kasus korupsi.

TRIBUNNEWS.com - Perusahaan kontraktor yang menggarap sebagian proyek Monumen Reog dan Museum Ponorogo (MRMP), PT Widya Satria Surabaya (WSS), digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (26/11/2025).

Penggeledahan ini dilakukan KPK sebagai pengembangan kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Ponorogo non-aktif, Sugiri Sancoko.

Sugiri diketahui menjadi tersangka untuk tiga klaster kasus, yaitu kasus suap terkait pengurusan jabatan, suap proyek pekerjaan di RSUD Harjono Ponorogo, dan penerimaan gratifikasi.

Selain Sugiri, KPK juga menetapkan tiga tersangka lainnya, yakni: Agus Pramono, Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo; Yunus Mahatma, Direktur RSUD Harjono Ponorogo; dan Sucipto, pihak swasta.

Buntut kasus tersebut, KPK pun mendalami dugaan korupsi pada proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo selama kepemimpinan Sugiri.

KPK menggeledah kantor PT WSS yang beralamat di Ketintang, Kota Surabaya, Jawa Timur, selama sembilan jam.

Baca juga: Proyek Ambisius Sugiri Sancoko, Monumen Reog Ponorogo, Jadi Target KPK, Nilainya Capai Rp164 M

Rekomendasi Untuk Anda

Selama penggeledahan, KPK menyita sejumlah barang bukti, termasuk ponsel Direktur sekaligus pemilik saham mayoritas perusahaan, Erlangga Satriagung.

"Ya, handphone-ku (disita). (Kalau) kenapa kamu nelepon aku nggak sauti (jawab), ya itu (disita)" kata Erlangga sembari tertawa, Rabu, dikutip dari Surya.co.id.

Lebih lanjut, Erlangga mengaku PT WSS hanya mengerjakan satu bagian proyek MRMP yang nilainya sekitar Rp50-60 miliar.

Kendati demikian, Erlangga mengaku siap jika sewaktu-waktu KPK membutuhkan keterangannya.

"Harus siap (diperiksa) lah. Kita ini warga negara yang taat hukum. Kalau dipanggil ya harus datang," tegasnya.

Profil Erlangga Satriagung

Erlangga Satriagung merupakan Direktur PT WSS.

Saat ini, ia juga menjabat sebagai Direktur Utama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Panca Wira Usaha Jawa Timur, dikutip dari laman resmi Wira Jatim.

Dilansir laman Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, Erlangga merupakan lulusan Sarjana Teknik Elektro ITS.

Ia lahir pada 14 Desember 1958, di Malang, Jawa Timur.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas