Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

3 Fakta Kereta Api Khusus Petani dan Pedagang: Rute Merak-Rangkasbitung, Prabowo Sebut Tarif Subsidi

Kereta khusus petani dan pedagang rute Rangkasbitung–Merak beroperasi 1 Desember 2025, tarif Rp3.000, tujuh perjalanan harian, barang gratis dibawa.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Faisal Mohay
Editor: Febri Prasetyo
zoom-in 3 Fakta Kereta Api Khusus Petani dan Pedagang: Rute Merak-Rangkasbitung, Prabowo Sebut Tarif Subsidi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
KRL COMMUTERLINE - Kereta rel listrik (KRL) Commuterline melintas di kawasan Gondangdia, Jakarta, Rabu (26/11/2025). PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI meluncurkan rangkaian kereta khusus petani dan pedagang. 

Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendukung progaram ini untuk menggerakkan roda perekonimian.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api DJKA, Arif Anwar, menyatakan tarif Rp3000 yang ditetapkan merupakan subsidi dari pemerintah melalui skema subsidi Public Service Obligation (PSO). 

"Kami instruksikan agar tarif kereta petani dan pedagang ditetapkan Rp 3.000, sama seperti tarif Commuter Line Merak," tuturnya.

Sebelumnya, Kemenhub telah melakukan pemeriksaan sebelum layanan ini dapat dinikmati masyakrakat.

"Kami mengapresiasi KAI Group atas inovasinya. Semoga kereta petani dan pedagang dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat yang membutuhkan," katanya.

Baca juga: Daftar Kereta Api Rute Jakarta–Yogyakarta PP yang Dapat Diskon 30 Persen Nataru 2025/2026

3. Ditinjau Prabowo Subianto

Pada Selasa (4/11/2025) lalu, Presiden RI Prabowo Subianto memeriksa kereta khusus petani dan pedagang saat berada di Stasiun Manggarai.

Terlihat gerbong kereta khusus berwarna hijau dengan kursi saling berhadapan tanpa pegangan tangan di tengah.

Rekomendasi Untuk Anda

Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin menyatakan barang yang dibawa para petani tidak akan dikenakan tarif.

"Kemudian nanti kita hanya charge hanya penumpang Pak, jadi barangnya tidak kita charge," bebernya, dikutip dari TribunJakarta.com.

Menurut Prabowo, pemerintah akan memberikan subsidi kepada setiap penumpang kereta khusus.

"Iya, tadi saya sudah katakan. Ongkos disubsidi pemerintah 60 persen. Semuanya. Kalau untuk petani dan pedagang, dianya tetap disubsidi 60 persen. Barangnya tidak bayar," ungkap Prabowo.

Sebagian artikel telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Gerbong Kereta Warna Hijau Khusus Petani dan Pedagang, Prabowo Sebut Barang Tidak Bayar

(Tribunnews.com/Mohay) (TribunJakarta.com/Alfian) (Kompas.com/Lidia Pratama)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas