Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Wamendagri Koordinasikan Bantuan Alat Berat dan Damkar Percepat Pemulihan Pascabanjir di Padang

Bima Arya melihat langsung kondisi terkini sekaligus memastikan langkah-langkah percepatan pemulihan berjalan optimal.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Erik S
zoom-in Wamendagri Koordinasikan Bantuan Alat Berat dan Damkar Percepat Pemulihan Pascabanjir di Padang
Tribunnews.com
TINJAU LOKASI - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto saat meninjau dampak bencana banjir di Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), Senin (1/12/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Wamendagri Bima Arya memastikan langkah-langkah percepatan pemulihan berjalan optimal.
  • Bima mengatakan kebutuhan unit Pemadam Kebakaran (damkar) dan alat berat menjadi prioritas dalam proses pembersihan maupun pembukaan akses.
  • Bima juga menyoroti kebutuhan jangka panjang berupa pembangunan Daerah Aliran Sungai (DAM) sebagai upaya mitigasi bencana dan pelindungan warga di kawasan rawan.

TRIBUNNEWS.COM, PADANG- Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto meninjau lokasi terdampak banjir di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (2/12/2025).

Bersama Wali Kota Padang Fadly Amran,  Bima Arya melihat langsung kondisi terkini sekaligus memastikan langkah-langkah percepatan pemulihan berjalan optimal.

“Saya bersama Pak Wali mengunjungi satu titik yang perlu segera dilakukan pemulihan. Ada kebutuhan untuk pembersihan, membuka kembali akses jalan, perlu alat berat, perlu juga unit-unit Damkar untuk melakukan pembersihan, tadi saya sudah koordinasikan,” ujar Bima.

Baca juga: Polda Sumbar Kerahkan Ribuan Personel Tangani Banjir dan Longsor Padang

Ia menambahkan bahwa kebutuhan unit Pemadam Kebakaran (damkar) dan alat berat menjadi prioritas dalam proses pembersihan maupun pembukaan akses. Karena itu, dirinya langsung berkoordinasi dengan Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kemendagri.

“Tadi saya telepon langsung Pak Dirjen Adwil, jadi Damkar yang dari daerah sekitar, mungkin dari Jambi, dari Bengkulu, mungkin bisa bergerak ke sini,” tegasnya.

Bima juga menyoroti kebutuhan jangka panjang berupa pembangunan Daerah Aliran Sungai (DAM) sebagai upaya mitigasi bencana dan pelindungan warga di kawasan rawan.

Rekomendasi Untuk Anda

“Karena ini sangat dibutuhkan oleh warga. Dan Pak Wali sudah merencanakan untuk melakukan relokasi. Jadi warga sudah diminta, ya, untuk memahami kondisinya, untuk pindah ke lokasi lebih aman,” ujarnya.

Selain itu, Bima juga menekankan pentingnya pendataan kebutuhan warga secara akurat agar bantuan dapat disalurkan tepat sasaran. Data tersebut juga akan dikoordinasikan dengan kementerian/lembaga terkait untuk kebutuhan penyaluran bantuan.

Di lain sisi, Bima mengaku telah memerintahkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) agar melayani masyarakat terdampak yang membutuhkan pencetakan dokumen kependudukan.

“Karena warga pasti membutuhkan itu, KTP, KK, itu kami teruskan untuk jemput bola. Jadi dicetak diantarkan,” jelasnya.

Baca juga:  Wamendagri Bima Arya Kunjungi Padang Pariaman, Pastikan Bantuan & Layanan Adminduk Cepat Tersalurkan

Mantan Waki Kota Bogor itu meminta seluruh dinas terkait agar siaga, terutama Dinas Kesehatan agar tidak terjadi wabah lanjutan pascabencana. Ia menegaskan pentingnya memastikan ketersediaan obat-obatan bagi masyarakat terdampak memadai.

Sementara itu, Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Wamendagri Bima dalam percepatan pemulihan pascabencana. Ia menyebutkan bahwa dukungan personel seperti Damkar atau alat-alat berat sangat diperlukan untuk pemulihan.

“Karena kita bisa lihat sendiri, ini sudah hari ke-6, namun kita bisa lihat ini pekerjaan, bukan pekerjaan ringan,” ujarnya.

Puluhan Sekolah Terdampak Banjir

Sebanyak 76 Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Padang terdampak bencana alam.

"Total, terdapat 76 sekolah yang terdampak. Terbagi atas SD sebanyak 66 unit, dan SMP 10 sekolah," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Yopi Krislova saat dihubungi Tribunpadang.com via telepon WhatsApp, Senin (1/12/2025).

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas