Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Terjebak Banjir Bandang di Aceh, Warga Lebak Ini DM Istri Bupati Agar Dipulangkan

Rinda Rianti adalah warga Kabupaten Lebak yang terjebak saat banjir bandang dan tanah longsor di Aceh.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Erik S
zoom-in Terjebak Banjir Bandang di Aceh, Warga Lebak Ini DM Istri Bupati Agar Dipulangkan
HO/IST/TribunBanten.com/Misbahudin
Empat orang warga Kabupaten Lebak, Banten, yang terjebak banjir bandang di Provinsi Aceh mejelaskan kronologi kejadian di Aceh 

Ringkasan Berita:
  • Empat warga Kabupaten Lebak Rinda Rianti, Noni Fauziah, Tati Suryati, dan Aang Abdul Kholiq berhasil dipulangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak melalui BPBD Lebak.
  • Mereka sempat mengungsi tujuh hari di Masjid Aceh Darussalam Tamiang.
  • Warga Lebak tersebut berangkat ke Aceh karena urusan pekerjaan.

TRIBUNNEWS.COM, LEBAK - Rinda Rianti mengirimkan pesan melalui direct message (DM) kepada Instagram kepada istri Bupati Lebak, Belia Hasbi Asyidiki Jayabaya agar dipulangkan dari Aceh.

Rinda Rianti adalah warga Kabupaten Lebak yang terjebak saat banjir bandang dan tanah longsor di Aceh.

Rinda Rianti bersama tiga orang lainnya yakni Noni Fauziah, Tati Suryati, dan Aang Abdul Kholiq berhasil dipulangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak melalui BPBD Lebak pada Minggu (7/12/2025).

Baca juga: Ratusan Mahasiswa Asal Aceh, Sumut dan Sumbar di Jateng Mendapat Bantuan dari Gubernur

Selama tujuh hari, mereka mengungsi di Masjid Aceh Darussalam Tamiang sebelum akhirnya berhasil dievakuasi.

“Saya langsung DM Ibu Belia. Saya bilang saya warga Lebak terjebak di Tamiang, Aceh, mohon pertolongannya. Alhamdulillah tidak lama langsung direspons,” ujar Rinda saat ditemui di kediamannya, Senin (8/12/2025).

Setelah itu, Belia meminta kontak Rinda dan terus berkomunikasi.

Rekomendasi Untuk Anda

Rinda mengaku tidak menyangka dirinya dan tiga rekannya dapat kembali pulang dengan selamat.

“Jujur kami tidak menyangka bisa selamat dan pulang. Di sana kami sudah pasrah, tidak bisa apa-apa lagi,” ucapnya.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Hasbi, Ibu Belia, Pak Wakil, Pak Sekda, dan Pak Kaban BPBD. Kami sudah dijemput. Luar biasa perhatian dan dukungannya kepada kami,” tambahnya.

Rinda menjelaskan bahwa tujuan mereka ke Aceh adalah untuk urusan pekerjaan. Namun, perjalanan mereka terhenti akibat banjir bandang.

“Tadinya setelah pekerjaan selesai kami langsung pulang dan tidak berniat menginap,” katanya.

Baca juga: Bedanya Sikap Prabowo pada Bupati Aceh Selatan dengan Aceh Tengah dan Bener Meriah

“Karena terjebak banjir, kami tidak bisa melanjutkan perjalanan. Masih sekitar 10 jam lagi menuju Banda Aceh,” sambungnya.

Terpisah, istri Bupati Lebak, Belia Hasbi Asyidiki Jayabaya, membenarkan bahwa ia menerima DM Instagram dari salah satu korban sebelum kemudian meneruskan laporan tersebut kepada Bupati dan BPBD Lebak.

“Awalnya memang DM Instagram saya. Setelah itu langsung saya laporkan ke Bapak dan dibantu BPBD juga,” ujarnya lewat sambungan telepon.

“Mereka kan tujuh hari mengungsi di masjid, tidak minum, tidak makan. Sangat kasihan, makanya langsung gerak cepat,” lanjutnya.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas